Tulungagung,– Media RCM.com
Gelombang merah kader PDI Perjuangan dari Kabupaten Tulungagung memadati Kota Blitar pada Senin dini hari (15/6/2026).
Ribuan pengurus yang terdiri dari jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Anak Cabang (PAC), hingga tingkat Anak Ranting se-Kabupaten Tulungagung hadir secara kompak untuk menyaksikan momen bersejarah: peresmian renovasi Istana Rumah Gebang.
Istana Gebang yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar, merupakan situs sejarah yang sangat sakral bagi kaum nasionalis, lantaran menjadi rumah masa kecil Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Dihadiri Langsung oleh Megawati Soekarnoputri
Acara yang berlangsung khidmat pada dini hari tersebut dihadiri langsung oleh putri kandung Bung Karno yang juga Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Hj. Megawati Soekarno putri.
Kehadiran beliau disambut histeria dan haru oleh ribuan kader yang telah menyemut di sekitar area situs sejarah sejak malam hari.
Dalam sambutannya, Megawati menekankan pentingnya merawat memori kolektif bangsa dan menjaga warisan pemikiran Bung Karno. Renovasi Istana Gebang ini diharapkan tidak sekadar mempercantik fisik bangunan, melainkan memperkokoh “api semangat” perjuangan Bung Karno di hati setiap generasi penerus.

Tulungagung “Merahkan” Blitar: Bukti Loyalitas Tanpa Batas
Kehadiran pengurus PDIP Tulungagung dalam jumlah besar menjadi salah satu sorotan utama dalam acara ini. Mulai dari jajaran top m some DPC, 19 kecamatan (PAC), hingga ratusan desa/kelurahan (Anak Ranting) bergerak serentak menggunakan puluhan armada bus dan kendaraan pribadi.
”Bagi kami kader PDIP Tulungagung, menghadiri peresmian Istana Gebang yang diresmikan langsung oleh Ibu Megawati adalah sebuah kewajiban ideologis. Ini adalah momentum sakral di Bulan Bung Karno untuk merekatkan kembali rasa persatuan dan semangat gotong royong,” ujar salah satu perwakilan pengurus DPC PDIP Tulungagung di lokasi acara.
Sekilas Tentang Renovasi Istana Gebang
Renovasi yang diresmikan kali ini meliputi beberapa pemugaran penting tanpa menghilangkan keaslian arsitektur aslinya, antara lain
Restorasi Kamar Remaja Bung Karno: Mengembalikan tata letak dan interior otentik masa kecil sang Proklamator.
Penguatan Struktur Bangunan Utama Perawatan kayu jati kuno dan dinding penopang.
Fasilitas Edukasi Digital Penambahan area informasi berbasis multimedia untuk memudahkan pengunjung dan generasi muda mempelajari sejarah perjuangan Bung Karno.
Meskipun acara digelar pada dini hari, antusiasme peserta tidak surut. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas rampungnya renovasi rumah masa kecil Sang Putra Fajar.(iw)



