Peran Ormas Kian Vital, Kesbangpol Tangerang Perkuat Sinergi untuk Jaga Toleransi dan Stabilitas Sosial

Reporter Media RCM Banten 20 Views

 

 

Kota Tangerang ll MediaRcm.com ll Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai garda terdepan menjaga harmoni dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sarasehan Ormas bertema “Peran Ormas dalam Mempererat Tali Silaturahmi dan Toleransi” yang digelar pada Rabu (29/04/2026) di GOR Neglasari. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari 40 ormas yang ada di Kota Tangerang, serta menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi strategis.

- Advertisement -

Sekretaris Kesbangpol Kota Tangerang, Sumangku, S.IP, menegaskan bahwa ormas memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung stabilitas daerah. Menurutnya, Kesbangpol hadir tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai penguat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Ormas bukan hanya wadah berkumpul, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam menciptakan stabilitas sosial serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Kesbangpol terus mendorong ormas agar aktif menjadi mitra strategis pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sarasehan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan agar ormas mampu berperan secara konstruktif, adaptif, dan solutif dalam menghadapi dinamika sosial di masyarakat.

IMG 20260429 WA0089

Sementara itu, Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Vivick Tjangkung, menyoroti pentingnya keterlibatan ormas dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia menilai ormas memiliki jangkauan langsung ke masyarakat sehingga dapat menjadi agen perubahan yang efektif.

“Pencegahan tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat. Perlu keterlibatan aktif masyarakat, termasuk ormas, untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba,” jelasnya.

Dari sisi hukum, Anak Agung Made Suarja Teja Buana, S.H., M.H. menekankan pentingnya literasi hukum sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang toleran dan tertib.

“Ketika masyarakat memahami hak dan kewajibannya, maka potensi konflik dapat diminimalisir, dan nilai toleransi akan tumbuh secara alami,” ungkapnya.

Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut menegaskan peran strategisnya sebagai shohibul ummah atau sahabat umat, sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara nilai keagamaan dan kehidupan sosial.

IMG 20260429 WA0090

“MUI hadir sebagai shohibul ummah, menjadi mitra pemerintah dalam membina umat, memperkuat nilai keagamaan yang moderat, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman,” ujarnya.

Okcian Robby Pratama Wakil Sekretaris dari ormas Satria Benteng Raya ( Saiber) yang hadir juga menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif Kesbangpol dalam merangkul dan membina ormas di Kota Tangerang.

“Kami merasakan bahwa Kesbangpol tidak hanya melakukan pembinaan secara administratif, tetapi juga benar-benar hadir sebagai mitra yang membuka ruang dialog dan kolaborasi. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kebersamaan antarormas,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa ormas siap berkontribusi lebih jauh dalam menjaga kondusivitas wilayah, termasuk dalam meredam potensi konflik sosial dan menyebarkan nilai-nilai toleransi.

“Kami siap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, membantu pemerintah dalam menjaga ketertiban, serta membangun masyarakat yang rukun dan harmonis,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, tokoh agama, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, Kota Tangerang diharapkan terus menjadi wilayah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.

 

(Don / Jun)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *