BLITAR.MediaRCM.com – Pemerintah Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, menggelar kegiatan Penetapan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2026 pada Senin (9/3/2026) di Balai Kantor Desa setempat.
Perubahan ini dilakukan menyusul penyesuaian anggaran yang mengalami penurunan signifikan sesuai regulasi terbaru.
Dalam perubahan APBDes kali ini, dana desa (DD) yang semula sebesar Rp 1.190.300.000 turun menjadi Rp 373.456.000 sesuai ketentuan PMK No. 7 Tahun 2026. Sementara itu, alokasi ADD (Alokasi Dana Desa) yang sebelumnya Rp 674.854.500 juga mengalami penyesuaian menjadi Rp 556.390.500 berdasarkan Perbup Blitar No. 130 Tahun 2025. Penurunan signifikan tersebut mendorong Pemerintah Desa Ngadipuro melakukan revisi terhadap penganggaran kegiatan, sehingga beberapa program dan prioritas pembangunan desa disesuaikan.
Sekretaris Desa Ngadipuro, Sri Rahayu, yang mewakili Kepala Desa, menyampaikan bahwa perubahan ini dilakukan untuk memastikan setiap program yang dibiayai sesuai dengan dana yang tersedia.
“Meski terjadi penurunan anggaran, kami tetap berkomitmen untuk melaksanakan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat secara optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.
Kegiatan penetapan perubahan APBDes dihadiri oleh seluruh perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh Agama,tokoh masyarakat, serta unsur lembaga desa.
Acara berlangsung dengan tertib, diawali paparan perubahan anggaran, diskusi bersama, hingga sesi tanya jawab dengan warga. Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara perubahan APBDes 2026 oleh Kepala Desa, Ketua BPD, dan perwakilan lembaga desa.
Dengan disahkannya perubahan APBDes ini, Pemerintah Desa Ngadipuro berupaya menyesuaikan pelaksanaan kegiatan desa dengan alokasi anggaran baru, memastikan program pembangunan tetap berjalan, serta pelayanan masyarakat tetap terjaga meski dengan sumber dana yang lebih terbatas.
Sri Rahayu menegaskan bahwa, Penurunan signifikan dana desa dan ADD tentu berdampak pada sejumlah program yang semula direncanakan. Meski begitu, Pemerintah Desa Ngadipuro memastikan kegiatan prioritas tetap berjalan, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan warga.” Jelasnya.(**)
Penulis Bas



