Blitar,-Media RCM.com
Memasuki musim kelulusan sekolah, beban finansial kembali dikeluhkan oleh sejumlah wali murid. Kali ini, keluhan datang dari lingkungan SD Plus Sunan Pandan Aran, Kabupaten Blitar.
Sejumlah wali murid merasa keberatan dengan adanya tarikan biaya untuk acara lepas pisah atau purnawiyata yang dinilai sangat tinggi dan ditentukan secara sepihak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap siswa diwajibkan membayar uang iuran sebesar Rp 575.000 untuk menghadiri acara purnawiyata.
Rencananya agenda tahunan tersebut bakal menyewa tempat di Hotel Grand Mansion, Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada tanggal 20 Juni 2026 mendatang.
Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan nominal tersebut. Menurutnya, biaya ratusan ribu rupiah itu sangat memberatkan, terlebih di tengah situasi ekonomi saat ini. Ia juga menyayangkan kurangnya ruang diskusi terbuka yang mengakomodasi kemampuan finansial seluruh orang tua.
Kecaman Keras dari Ormas BIDIK Jatim
Menanggapi ramainya keluhan tersebut, Pengurus ORMAS BIDIK DPD JAWA TIMUR turut angkat bicara. Kertowibowo, yang akrab disapa Bowo, mengecam keras adanya tarikan biaya yang dinilai fantastis untuk tingkat sekolah dasar tersebut.
Bowo menegaskan bahwa lembaga pendidikan seharusnya berfokus pada akses edukasi yang terjangkau, bukan justru membebani wali murid dengan acara ceremonial yang serbamewah di hotel.
”Kami mengecam keras penarikan biaya purnawiyata ini. Terlebih, keputusan ini diduga diambil secara sepihak tanpa adanya kesepakatan mufakat atau musyawarah yang riil bersama seluruh wali murid,” ujar Bowo dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Bowo mengingatkan bahwa segala bentuk pungutan di lingkungan sekolah yang dilakukan tanpa dasar musyawarah yang sah dan transparan berpotensi melanggar regulasi kedinasan. Ia meminta pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dan pihak terkait untuk segera turun tangan melakukan evaluasi.
Sampai berita ini diturunkan, awak media masih berusaha melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak komite maupun pihak manajemen sekolah SD Plus Sunan Pandan.(aan,iw)



