Blitar.MediaRCM.com — Masjid Almuslikun Dusun Dringo, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar menggelar penyembelihan hewan qurban di halaman masjid pada Rabu (27/5/2026).
Dalam kegiatan rutin tahunan tersebut, panitia menyembelih sebanyak sembilan ekor kambing qurban yang berasal dari warga Nahdlatul Ulama (NU) dan masyarakat sekitar.
Pelaksanaan qurban berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Sejak pagi hari, warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyembelihan, pemotongan daging, pengemasan, hingga pendistribusian kepada masyarakat penerima manfaat.
Ketua Panitia Qurban, Sugianto, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan qurban tahun ini yang mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan qurban tahun ini berjalan lancar, Terdapat sembilan ekor kambing qurban yang berasal dari warga NU dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Menurut Sugianto, ibadah qurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya pada momentum Hari Raya Iduladha.
Ia menjelaskan, daging qurban akan dibagikan kepada masyarakat sekitar masjid yang sebelumnya telah didata oleh panitia agar penyalurannya tepat sasaran.
“Daging qurban ini akan dibagikan kepada masyarakat sekitar masjid dan warga lain yang telah terdata sebagai penerima manfaat,” katanya.
Sugianto menambahkan, kekompakan seluruh elemen Nahdlatul Ulama menjadi faktor utama suksesnya kegiatan tersebut. Mulai dari Pemuda NU, pengurus masjid, hingga masyarakat umum saling bekerja sama demi kelancaran pelaksanaan qurban.
“Kebersamaan dan kerja sama seluruh elemen Nahdlatul Ulama membuat kegiatan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir,” tambahnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Siswanto menyampaikan bahwa kegiatan qurban di Masjid Almuslikun merupakan agenda rutin tahunan yang terus dijaga dan dilestarikan oleh warga NU.
Menurutnya, pelaksanaan qurban bukan sekadar menjalankan syariat Islam, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan bantuan daging qurban,” harapnya.
Semangat gotong royong yang terlihat selama kegiatan berlangsung menjadi cerminan kuatnya hubungan sosial dan kebersamaan warga dalam menjaga tradisi keagamaan serta nilai kepedulian sosial di lingkungan masyarakat
Dusun Dringo.
Warga dari berbagai kalangan tampak saling bahu-membahu tanpa memandang usia maupun latar belakang, mulai dari proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban kepada penerima manfaat. Kebersamaan tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya budaya guyub rukun yang masih terjaga di tengah masyarakat pedesaan.
Melalui kegiatan qurban ini, warga berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga tradisi sosial dan keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antar warga sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang harmonis dan penuh solidaritas.(**)
Penulis Bas



