Media RCM Babel – Kali ini masyarakat Desa Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak, ambil bagian menggelar Maras Taun sebagai wujud rasa syukur atas rezeki dan hasil usaha yang diperoleh selama setahun terakhir.
Kedatangan Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Khairil Anwar, disambut meriah dengan tarian Sekapur Sirih dari halaman Rumah Dukun Kampong Haryadi, Dusun Air Membalun. Mengawali sambutannya, Wabup Khairil menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Beltim), Kamarudin Muten, yang berhalangan hadir karena ada agenda lain.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Khairil mengapresiasi masyarakat dan tokoh adat yang terus menjaga serta melestarikan tradisi Maras Taun sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Sejalan dengan visi pembangunan Belitung Timur 2025–2030, yakni Beltim Nyaman dan Berkemajuan, yang menjadikan masyarakat berbudaya sebagai landasan pembangunan berkelanjutan.

Khairil Anwar juga menyoroti besarnya potensi wisata Desa Tanjung Kelumpang. Keberadaan Pantai Punai yang telah dikenal sebagai destinasi wisata nasional sejak 2010 menjadi modal penting dalam pengembangan program desa wisata yang akan berlangsung hingga tahun 2045.
Lebih lanjut, Wabup Khairil Kembali mendorong masyarakat membentuk komunitas penggerak pariwisata dan mengembangkan homestay berbasis rumah-rumah tradisional dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.
Tak hanya itu, Khairil berharap seluruh usaha dan mata pencaharian masyarakat Desa Tanjung Kelumpang terus berkembang dan memberikan hasil yang melimpah bagi kesejahteraan warga.
Di puncak acara Perayaan Maras Taun semakin meriah dengan hadirnya Lepat Panjang atau Lepat Gede sebagai salah satu ikon tradisi. Pemotongan pertama Lepat Gede dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Belitung Timur ditutup dengan doa, makan lepat dan foto Bersama.

Kegiatan ini, turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Timur, Perwakilan Camat dan Forkopimcam Simpang Pesak, Kepala Desa dan Ketua BPD Tanjung Kelumpang, Pemuka Adat Dusun Air Membalun Haryadi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Tanjung Kelumpang.
H31



