PSHT Jawa Timur Bidik Gelar Juara Umum Piala Panglima TNI 2026, 79 Atlet Resmi Diberangkatkan dari Padepokan PSHT Madiun

Reporter Basuki Blitar 14 Views

BLITAR.MediaRCM.com – Sebanyak 79 atlet pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai cabang se-Jawa Timur resmi diberangkatkan untuk mengikuti ajang Piala Panglima TNI 2026 yang digelar di Solo.

Pemberangkatan para pesilat tersebut berlangsung dari Padepokan PSHT Madiun, Jalan Merak No. 17, Kamis (10/9/2026).

Rombongan atlet dilepas langsung oleh Ketua Umum PSHT Kang Mas Drs. H. R. Moerdjoko H.W., Ketua Dewan Pusat Kang Mas H. Issoebijantoro, S.H., serta Sekretaris Umum Ir. Tono Suharyanto.

Pelepasan tersebut menjadi momentum penting bagi para atlet yang akan membawa nama PSHT Jawa Timur dalam salah satu ajang pencak silat yang diikuti oleh para pesilat dari berbagai daerah.

- Advertisement -

Sebelum bertolak menuju Solo, para atlet terlebih dahulu mendapatkan pengarahan, pembekalan, serta motivasi dari jajaran pengurus dan tim pelatih.

Pembekalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesiapan teknis pertandingan, tetapi juga penanaman sikap disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan menjaga nama baik organisasi selama mengikuti kejuaraan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PSHT Kang Mas Moerdjoko berpesan agar seluruh atlet fokus dalam bertanding selama menjalani pertandingan. Para pesilat diminta untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta memperhatikan keselamatan selama bertanding.

Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang nasional bukan hanya menjadi kesempatan untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana bagi para atlet untuk menunjukkan kualitas, kedisiplinan, dan karakter pesilat PSHT.

Para atlet juga diingatkan agar tidak mudah terbawa suasana pertandingan. Konsentrasi, pengendalian diri, serta kemampuan menjalankan instruksi pelatih menjadi bagian penting yang harus diperhatikan setiap pesilat ketika berada di arena.

Sementara itu, Pelatih Tim Teknis PSHT, Nur Azmi Rifa’i, S.IP., menjelaskan bahwa sebanyak 79 atlet yang diberangkatkan merupakan bagian dari persiapan tim PSHT Jawa Timur menghadapi sejumlah agenda pertandingan.

Namun, menurutnya, tidak seluruh atlet tersebut akan langsung diturunkan dalam Piala Panglima TNI 2026.

Screenshot 20260912 0128383

“Tidak semua atlet akan diturunkan. Sebagian juga kami persiapkan untuk mewakili Jawa Timur pada ajang Indonesia Open setelah pelaksanaan Piala Panglima TNI,” jelas Nur Azmi.

“Ia menerangkan, pembagian dan proyeksi atlet tersebut merupakan bagian dari strategi tim untuk mempersiapkan pesilat secara berkelanjutan. Setiap atlet akan diproyeksikan berdasarkan kesiapan, kondisi fisik, kemampuan teknis, serta kebutuhan tim dalam menghadapi masing-masing kejuaraan.

Strategi tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi para atlet sekaligus memberikan kesempatan kepada pesilat yang dipersiapkan untuk tampil pada ajang berikutnya agar memiliki waktu pemulihan dan persiapan yang cukup.

Dalam keikutsertaannya di Piala Panglima TNI 2026, PSHT Jawa Timur tidak sekadar menargetkan keikutsertaan. Tim memasang target tinggi dengan membidik gelar juara umum.

Target tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet yang telah menjalani berbagai tahapan latihan dan persiapan sebelum diberangkatkan. Dengan komposisi atlet dari berbagai cabang PSHT di Jawa Timur, tim diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing secara maksimal di setiap nomor pertandingan yang diikuti.

Pengurus PSHT juga meminta seluruh atlet untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama berada di lokasi pertandingan. Selain mengejar prestasi, faktor keselamatan menjadi perhatian utama agar seluruh pesilat dapat menjalani pertandingan dengan aman dan terhindar dari cedera.

Para atlet juga diharapkan mampu menjaga nama baik PSHT dengan menunjukkan sikap disiplin, sportif, santun, dan penuh tanggung jawab, baik ketika berada di dalam maupun di luar arena pertandingan.

Keberangkatan 79 atlet tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PSHT Jawa Timur dalam membangun pembinaan prestasi pencak silat secara berkelanjutan.

Tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, pembinaan juga diarahkan untuk mempersiapkan atlet-atlet potensial yang dapat menjadi andalan Jawa Timur dalam berbagai kejuaraan di tingkat nasional maupun ajang berikutnya.

Dengan bekal latihan, pembinaan, serta dukungan dari jajaran pengurus dan pelatih, kontingen PSHT Jawa Timur diharapkan mampu tampil optimal di Piala Panglima TNI 2026.

Target juara umum pun menjadi tantangan yang harus dijawab para pesilat melalui kerja keras, konsistensi, disiplin, dan semangat pantang menyerah di atas gelanggang.

Seluruh kontingen PSHT Jawa Timur kini membawa satu harapan besar: memberikan prestasi terbaik sekaligus menjaga kehormatan organisasi dan nama Jawa Timur dalam ajang Piala Panglima TNI 2026.(**)

Penulis Bas

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *