Keluarga Kurang Mampu di Binjai Wangi Pertanyakan Kejelasan Bantuan, Harap Ada Evaluasi

Reporter Iwan Yuliantoro 58 Views

Lampung Tanggamus-, Media RCM.com

Tanggamus Kondisi memprihatinkan dialami salah satu keluarga kurang mampu di Pekon Binjai Wangi, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus. Setelah terakhir menerima bantuan BPNT pada pertengahan tahun 2025 lalu, hingga kini bantuan tersebut disebut tidak lagi diterima tanpa adanya penjelasan yang jelas.

Pihak keluarga mengaku telah beberapa kali menyampaikan permohonan secara lisan kepada aparat pekon maupun kader BPNT setempat. Namun jawaban yang diterima hanya sebatas diminta menunggu dua hingga tiga bulan ke depan. Sayangnya, hingga saat ini belum ada kepastian maupun tindak lanjut yang dirasakan keluarga tersebut.

Situasi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, warga menilai masih ada penerima bantuan yang kondisi ekonominya terlihat lebih baik, sementara keluarga yang benar-benar membutuhkan justru belum kembali mendapatkan perhatian.

- Advertisement -

“Kalau memang ada pendataan ulang atau kendala administrasi, masyarakat berharap ada penjelasan yang terbuka. Jangan sampai warga hanya diberi harapan tanpa kepastian,” ujar salah satu keluarga.

Kondisi tersebut dinilai dapat memicu kecemburuan sosial apabila penyaluran bantuan tidak dilakukan secara tepat sasaran dan transparan. Terlebih bantuan sosial diharapkan menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus di bawah kepemimpinan Bupati Drs. H. Moh. Saleh Asnawi,M.A.,M.H.dapat melakukan evaluasi terhadap proses pendataan dan penyaluran bantuan di Pekon Binjai Wangi agar tidak menimbulkan kesan tebang pilih di tengah masyarakat.

Warga berharap upaya pengajuan bantuan yang telah disampaikan tidak berhenti hanya sebatas janji menunggu, melainkan benar-benar diperjuangkan sesuai kondisi warga di lapangan.Alfuhan (Red)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *