Momentum Harkitnas 2026: Jalan Wisata Tulungagung Masih Rusak, Tokoh Masyarakat dan Plt Bupati Angkat Bicara

Reporter Iwan Yuliantoro 42 Views

TULUNGAGUNG,-Media RCM.com

Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada tanggal 20 Mei seharusnya menjadi simbol kemajuan dan kebangkitan daerah. Namun, bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung, momen ini justru menjadi ajang refleksi kritis terkait pembangunan infrastruktur yang dinilai masih jalan di tempat.
​Hingga Selasa (19/5/2026), pembangunan dan perbaikan akses jalan menuju kawasan wisata di Kabupaten Tulungagung terpantau belum juga terlaksana. Kondisi ini memicu kekecewaan warga dan menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak.
​Kritik Pedas Tokoh Masyarakat. “Mana Semangat Kebangkitannya?”
​Lambatnya realisasi proyek jalan wisata ini mendapat perhatian serius dari tokoh masyarakat Tulungagung, Sutris Panjer, yang akrab disapa dengan sapaan hangat Kang Sutris.

​Dalam keterangannya, Kang Sutris menyayangkan sikap pemerintah daerah yang terkesan lamban dalam mengeksekusi pembangunan jalan. Padahal, akses jalan yang layak merupakan urat nadi perekonomian warga, khususnya yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.
​”Hari Kebangkitan Nasional ini harusnya jadi momentum bagi pemerintah daerah untuk bangkit dan nyata bekerja demi rakyat. Sampai saat ini, bangunan jalan ke tempat wisata belum juga terlaksana. Jangan sampai potensi wisata kita mati suri hanya karena masalah infrastruktur yang dibiarkan berlarut-larut,” tegas Kang Sutris.

​Plt Bupati Tulungagung Mengaku Bingung
​Di sisi lain, mandeknya proyek infrastruktur ini tampaknya menjadi dilema besar bagi internal Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Plt Bupati Tulungagung secara blak-blakan mengaku sangat bingung dan menghadapi jalan buntu dalam menangani sengketa atau kendala teknis pekerjaan jalan tersebut.
​Hingga saat ini, belum ada solusi konkret yang ditawarkan oleh pihak eksekutif untuk mengurai benang kusut yang menghambat realisasi proyek fisik di lapangan.

- Advertisement -

​Sorotan Masyarakat,
​Akses Wisata Terhambat Wisatawan mengeluhkan jalur yang rusak dan berbahaya, yang berpotensi menurunkan jumlah kunjungan wisata.
​Kerugian Ekonomi, Warga lokal dan pelaku UMKM di sekitar tempat wisata mengalami penurunan omzet.
​Ketidakpastian Kebijakan Kebingungan Plt Bupati memicu kekhawatiran masyarakat akan komitmen penyelesaian proyek di tahun anggaran ini.

​Masyarakat Tulungagung kini hanya bisa berharap agar momentum Harkitnas ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Perlu ada tindakan tegas, cepat, dan transparan dari Plt Bupati beserta jajaran dinas terkait untuk segera merealisasikan pembangunan jalan demi kesejahteraan dan kebangkitan ekonomi Tulungagung. (Tim Redaksi)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *