Niat Mendahului Berujung Tabrakan, Pembonceng Vario Luka Berat di Talun

Reporter Basuki Blitar 30 Views

BLITAR.MediaRCM.com -æΣ Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan truk Mitsubishi Canter terjadi di jalan umum Kelurahan Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 18.10 WIB.

Kecelakaan diduga terjadi saat pengendara Vario berupaya mendahului kendaraan di depannya, tetapi kurang memperhitungkan arus lalu lintas dari arah berlawanan.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka ringan, sedangkan pemboncengnya menderita luka berat dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Syaiful Muheni, menjelaskan bahwa kecelakaan itu melibatkan Honda Vario yang dikendarai S (52), warga Dusun Pantimulyo, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun. Pengendara tersebut berboncengan dengan S (42).

- Advertisement -

“Benar, ada kejadian laka lantas di jalan umum Kelurahan Talun. Pengendara motor Vario mengalami luka ringan, sedangkan penumpangnya mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan medis intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi,” ujar Aiptu Syaiful Muheni, Jumat malam.

Diduga Kurang Memperhitungkan Jarak Aman Saat Menyalip

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika Honda Vario yang dikendarai S melaju dari arah barat menuju timur. Saat melintas di jalan umum Kelurahan Talun, pengendara motor tersebut berupaya mendahului kendaraan yang melaju searah di depannya.

Saat mengambil jalur kanan untuk mendahului, pengendara diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan. Pada saat bersamaan, truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan W (35), warga Dusun Kasim, Desa Ploso, Kecamatan Selopuro, melaju dari arah timur menuju barat.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan tersebut mengakibatkan pengendara Vario mengalami luka ringan dan pemboncengnya mengalami luka berat.

Korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Sementara itu, kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp2 juta.

“Berdasarkan kesimpulan awal hasil olah TKP, kecelakaan dipicu faktor kecerobohan pengendara sepeda motor Vario yang kurang memperhitungkan jarak aman saat mendahului kendaraan di depannya,” terang Muheni.

Kepolisian mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi jalan dan arus lalu lintas dari arah berlawanan aman sebelum mendahului kendaraan lain, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.(**)

Penulis Bas

 

 

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *