MPM Jatim Latih pembuatan Pupuk Organik dan Lantik Jamaah Tani

Reporter Media RCM JATIM 50 Views

Jawa Timur,Media RCM- Blitar Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur melakukan pelatihan pembuatan Pupuk Organik dan melantik Jamaah Tani, Kamis (23/04/2024).

Kegiatan ini diawali pelantikan pengurus Jamaah Tani Muhammadiyah Kabupaten Blitar 2022-2027 oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Blitar H. Sigit, beserta Ketua Majelis Pembedayaan Masyarakat PWM Jawa Timur Lutfie J .

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik sebagai langkah strategis peningkatan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas, mengurangi pencemaran lingkungan, dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan.

– Advertisement –

Penggunaan pupuk organik dalam jangka panjang dapat meningkatkan produktivitas lahan serta dapat mencegah degradasi lahan. Bahkan pada kesempatan tersebut juga dipamerkan hasil pupuk organik GATRA(Gairah Tani Ternak Modern).

Ketua MPM PWM Jatim Lutfi J Kurniawan, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan pengukuhan JATAM tersebut karena menjadi momentum kebangkitan Jamaah Tani Muhammadiyah.

- Advertisement -

“Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) memiliki fungsi untuk melakukan panyadaran akan pentingnya akses terhadap berbagai kebijakan, mulai dari kebijakan eknomi, kebijakan politik termasuk dalam konteks ini adalah kebijakan pada sektor pemenuhan kebutuhan pangan sampai pada fase mampu berswasembada,” terang sosok yang akrab disapa Lutfi ini.

Lebih lanjut, kerja pemberdayaan Kata Lutfi, juga harus mampu membangun komunikasi strategis dengan stakeholders.

“Misalnya dalam persoalan tata niaga pupuk dan hasil panen yang selama ini terkesan masih banyak praktik monopoli oleh kelompok tertentu,” terangnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan bentuk Komitmen dan ihtiar MPM Jawa Timur dalam rangka jihad kedaulatan pangan serta untuk menghimpun dan mengkordinasi para petani guna mewujudkan kesejahtraan para petani dalam kedaulatan dan ketersediaan pangan yang halal dan tayyib (baik).

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *