Kreatif! Tekan Volume Sampah, Mahasiswa KKN UNIKAL Ketitangkidul 2 Ciptakan Landmark Ecobrik

Reporter Redaksi 590 Views

Pekalongan, MediaRCM.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pekalongan (UNIKAL) berhasil menyulap limbah sampah di Desa Ketitangkidul menjadi landmark ecobrick. Ecobrik merupakan botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-organik untuk membuat sampah menjadi barang yang bernilai guna. Kreativitas landmark ecobrick tidak disangka dapat mengubah sampah yang seharusnya terbuang, bisa bermanfaat untuk jangka panjang dan bernilai estetik.

Dalam pembuatan ecobriknya, Mahasiswa KKN UNIKAL melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat mulai dari ibu-bu PKK, sampai anak-anak MI untuk ikut serta berpartisipasi. Ketua koordinator desa KKN UNIKAL, Sayekti Dwi Rahayu mengungkapkan,

“Ecobrick itu semacam batu bata ramah lingkungan. Batu batanya terbuat dari limbah botol air mineral yang diisi guntingan limbah plastik sampai penuh. Berat satu botol ecobrick kurang lebih 200 gram. Tentunya sampah limbah yang digunakan berupa sampah plastik yang bersih,” ujarnya.

– Advertisement –

“Ide desain ecobrick menjadi landmark nama pun dipilih karena selain bisa mengurangi limbah sampah, juga sekaligus memuat informasi lokasi Desa Ketitangkidul,” imbuhnya.

“Tanggapannya si sangat bagus, bisa untuk ikon desa Ketitangkidul itu sendiri sekaligus menyadarkan masyarakat memilah sampah sedari rumah sudah terpilah-pilah. Sehingga menciptakan fenomena baru masyarakat malah berkeliling mencari sampah untuk ikut andil dalam mensukseskan dalam memenuhi kebutuhan ecobrick yang sangat membutuhkan begitu banyaknya sampah.” Ujar Bapak Umar kades ketitangkidul

- Advertisement -

Program kerja (Proker) Tim II KKN UNIKAL ini tidak dapat berjalan dengan lancar jika tanpa adanya campur tangan masyarakat desa, mengingat landmark ecobrick membutuhkan kurang lebih 800an botol. Dalam pembuatan dan pengumpulan ecobrik beserta landmarknya dimulai sejak minggu pertama KKN. Hingga peresmian program kerja (proker) landmark ecobrick dari Tim II KKN UNIKAL Desa Ketitanngkidul dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa, Warek 2 Universitas Pekalongan beserta jajarannya, dan disaksikan peserta KKN UNIKAL se-kabupaten Pekalongan pada Senin (15/1). (Dany)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *