Kepala Desa Motong dan Babinsa Koramil 1607-09/Utan Rhee Hadiri Pembentukan Panitia Pernikahan Adat Sasak.

Reporter Media RCM NTB 313 Views

MEDIA RCM Sumbawa Besar NTB, Kepala Desa Motong, Abdul Wahab, bersama Babinsa Koramil 1607-09/Utan Rhee, Sertu Edison, dan ketua BPD desa Motong, Ahmad,menghadiri pembentukan panitia pernikahan adat Sasak yang berlangsung di kediaman keluarga acara. Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan tokoh pemuda ini berjalan dengan suasana aman dan tertib.jum,at (07/06/2024)

IMG 20240607 200329 387 scaled

Acara dimulai pada pukul 09.00 WITA dengan dihadiri oleh Kepala Desa Motong, Abdul Wahab, Babinsa Motong, Sertu Edison, Ketua RT, Abu Bakar, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan TNI dalam mendukung kegiatan sosial budaya masyarakat.

– Advertisement –

 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Abdul Wahab menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan adat budaya lokal, termasuk pernikahan adat Sasak. “Adat dan budaya adalah identitas kita. Saya sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat dalam melestarikan pernikahan adat Sasak ini. Mari kita bersama-sama menjaga dan mengembangkan tradisi ini,” ujar Abdul Wahab.

- Advertisement -

 

Sertu Edison, selaku Babinsa Motong, juga menyampaikan pesan penting mengenai keamanan dan ketertiban selama proses pernikahan adat berlangsung. “TNI siap mendukung kegiatan masyarakat yang positif. Kami akan memastikan bahwa setiap tahapan acara pernikahan adat ini berjalan dengan aman dan tertib,” kata Sertu Edison. Ia juga menambahkan bahwa kerja sama antara TNI dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.

IMG 20240607 200325 748 scaled

Ketua RT, Abu Bakar, dalam kesempatan ini menjelaskan detail mengenai tugas-tugas panitia pernikahan adat Sasak. Panitia yang terbentuk akan bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan semua persiapan, mulai dari dekorasi, konsumsi, hingga keamanan selama acara berlangsung. Abu Bakar berharap bahwa dengan terbentuknya panitia ini, acara pernikahan adat Sasak dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.

 

Selama acara, para tokoh masyarakat dan pemuda juga aktif memberikan saran dan masukan mengenai pelaksanaan pernikahan adat ini. Diskusi berjalan dengan lancar dan penuh keakraban, menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian adat budaya Sasak.

 

Pukul 11.30 WITA, acara pembentukan panitia pernikahan adat Sasak selesai dengan sukses. Suasana kekeluargaan dan semangat gotong royong sangat terasa, mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Motong.

 

Dengan terbentuknya panitia ini, diharapkan acara pernikahan adat Sasak dapat berjalan dengan baik, tidak hanya melestarikan budaya tetapi juga mempererat hubungan sosial di antara masyarakat Desa Motong. Kehadiran Kepala Desa Abdul Wahab dan Babinsa Sertu Edison menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan TNI dalam mendukung kegiatan sosial budaya masyarakat.(M.sal)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *