Soal Timah Di Beltim, Pemerintah Pastikan Suara Masyarakat Tetap Didengar Dan Ajak Masyarakat untuk tidak mudah di peovokas 

Reporter Media RCM BABEL 12 Views

Media RCM Babel – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan jajaran Forkopimda memperkuat koordinasi dalam menyikapi dinamika pertambangan yang terjadi di Kabupaten Belitung Timur.

Koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Babel, unsur BIN, Kejaksaan serta jajaran Forkopimda Kabupaten Belitung Timur di Kantor Bupati Belitung Timur, Sabtu (8/8/2026).

IMG 20260809 WA0018
Rapat digelar sebagai langkah bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencari jalan keluar atas berbagai persoalan yang menjadi keresahan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan timah.

Gubernur Kepulauan BangkaBelitung menegaskan bahwa pemerintah bersama aparat keamanan akan memastikan situasi di Belitung Timur tetap aman dan kondusif.

- Advertisement -

Di sisi lain, proses hukum terhadap setiap tindakan yang melanggar ketentuan tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku“Yang pertama kita amankan kamtibmas, supaya aman dan tenteram. Langkah-langkah hukum tetap berjalan.

Kalau ada kriminalitas, proses hukumnya tetap berjalan di kepolisian,” ujar Gubernur. Terkait aspirasi masyarakat mengenai aktivitas dan harga komoditas timah, Gubernur menyampaikan bahwa pemerintah telah mendengar dan merespons tuntutan masyarakat.

Ia menyebut permintaan masyarakat terkait harga Rp200 ribu telah mendapatkan respons dan untuk sementara menjadi salah satu poin yang dibahas bersama.

IMG 20260809 WA0017
Ia juga mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas pertambangan agar tetap berada pada wilayah yang diperbolehkan dan resmi serta tidak mengganggu irigasi, hutan lindung, maupun daerah aliran sungai (DAS).

“Silakan menambang di wilayah PT Timah yang resmi, tidak mengganggu irigasi, hutan lindung dan DAS. Mari kita lakukan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami keresahan masyarakat yang menggantungkan kehidupan ekonominya pada sektor pertambangan.

Pemerintah, menurutnya, tidak ingin persoalan tersebut berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat maupun daerah.

“Kami memahami keresahan masyarakat. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, aparat keamanan dan PT Timah untuk mencari solusi terbaik, seperti yamg kita upayakan hari ini.

Yg kita inginkan adalah masyarkat bisa tetap bekerja, ekonomi tetap bergerak. namun semuanya dilakukan sesuai aturan dan dengan menjaga keamanan serta ketertiban” ujar Kamarudin.

Kamarudin juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menyampaikan aspirasi melalui jalur komunikasi serta musyawarah yang telah disediakan.

“Kita tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan. Aspirasi masyarakat akan kita sampaikan dan perjuangkan melalui jalur yang benar, Mari kita sama-sama menjaga beltim ini agar tetap aman, karena keamanan dan ketenangan adalah kepentingan kita bersama,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan secara bersama-sama dengan mengedepankan komunikasi dan musyawarah.

Pemerintah berharap masyarakat dapat menahan diri serta tdak mudah terprovokasi oleh pihak- pihak yang dapat memperkeruh keadaan.

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bersama jajaran Forkopimda berkomitmen untuk terus menjaga kondusivitas daerah sekaligus mengawal penyelesaian berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Pemerintah juga mendorong agar komunikasi antara masyarakat, pemerintah dan pihak terkait terus dibangun secara terbuka dan transparan.

 

H31

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *