TULUNGAGUNG,–MediaRCM.com
Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia sekaligus menyongsong Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Kabupaten Tulungagung. Acara puncak dipusatkan di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru.
Kegiatan seremonial ini dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, jajaran jajaran Forkopimda, kepala dinas terkait, para camat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Tulungagung, mulai dari wilayah timur seperti Kecamatan Rejotangan hingga wilayah selatan seperti Kecamatan Bandung dan sekitarnya.

Dalam arahannya saat memberikan sambutan, Plt. Bupati Tulungagung menyampaikan apresiasi dan pesan penting kepada seluruh jajaran pemerintah desa yang hadir.
”Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar agenda rutin memperingati Hari Pangan Sedunia dan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-821, melainkan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta menekan laju inflasi daerah,” tegas Plt. Bupati Tulungagung di hadapan seluruh kepala desa.
Lebih lanjut, Plt. Bupati meminta para kepala desa dari wilayah timur (Rejotangan dan sekitarnya) hingga wilayah selatan (Bandung dan sekitarnya) untuk aktif mengawal kelancaran distribusi bahan pangan di wilayah masing-masing agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat kurang mampu.
Pemberdayaan UMKM dan Geliat Ekonomi Lokal
Selain menyediakan berbagai komoditas pangan pokok dengan harga di bawah pasar seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam, kegiatan ini juga diramaikan oleh stan-stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Beragam produk olahan pangan kreatif khas desa-desa di Kabupaten Tulungagung dipamerkan dan dijual secara langsung, menciptakan stabilitas pasokan sekaligus mendorong pergerakan ekonomi kerakyatan.
Masyarakat Desa Ngujang dan warga Kecamatan Kedungwaru menyambut antusias pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini. Sejak pagi hari, ratusan warga telah memadati lokasi acara untuk mendapatkan bahan pangan berkualitas tinggi dengan harga yang sangat terjangkau.
Dengan sinergi antara Pemkab, para kepala desa, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat, peringatan Hari Pangan Sedunia dan Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung tahun 2026 ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Tulungagung secara berkesinambungan.(iw)






