MEDIARCM.COM,JAKARTA 13 AGUSTUS 2026,– Buntut Aksi viral Challange/Tantangan Baca Alquran berhadiah miras yang menimbulkan keresahan di ruang publik Jakarta dan terus meluas issuenya, Ketua Umum Komite Masyarakat Jakarta Utara (KOM-JU) Bung Ifiet Almeroza saat ditemui bersama Sekjendnya Bung Enong S Riyadi mengatakan Bahwa Pimpinan Pusat KOM-JU sdh membuat Pernyataan Keras MENGUTUK dan MENGECAM aksi di ancol tersebut. Kami juga hari ini mengapresiasi langkah kepolisian, dlm hal ini jajaran Polres Jakarta Utara yg telah bergerak cepat menangkap terduga pelaku aksi di Ancol yang meresahkan tersebut.
KOM-JU meminta para pelaku yang sudah diperiksa utk segera ditetapkan sbg TERSANGKA agar terang benderang siapa yg bertanggung jawab dlm kasus ini dan membuat masyarakat tenang. Namun kami juga meminta agar Penyelidikan kasus ini tidak berhenti pada para pelaku di level bawah saja. Tapi usut juga siapa Dalang atau AKTOR INYELEKTUAL nya, tak terkecuali Pihak2 yg turut memfasilitasi kegiatan tersebut harus diperiksa juga.
Dalam hal dampak dari kasus ini yang menyebabkan kericuhan dan keresahan di tengah Masyarakat dan bisa berpotensi meluas ke issue2 sensitif dan SARA yang berakibat sangat merugikan kita smua. Kami juga meminta pertanggung jawaban dari pihak Manajemen dan atau pimpinan Ancol karena jelas LOCUS kejadiannya berada di dlm kawasan yg menjadi penguasaan dan pengawasan mereka. Kami menduga ada unsur KELALAIAN dan KECEROBOHAN yg FATAL dari pengelolaan Kawasan ancol dan event2nya.. Oleh karenanya sbg bentuk pertanggung jawaban moral, Kami meminta DIRUT ANCOL dan jajarannya, bahkan sampe tingkat Komisaris jika perlu utk segerav MUNDUR dari jabatannya masing masing. Jika tidak bersedia mundur, kami akan protes dan melayangkan surat ke Gubernur Pramono Anum agar mengevaluasi dan mencopot siapa sja pejabat yg paling bertanggung jawab dlm kasus ini. Tegas Enong S Riyadi, Sekjend KOM-JU menambahkan pernyataan.
Kami berharap Respon Gubernur terhadap Kasus ini bukan hanya mengutuk dan mengecam semata, tapi diikuti dengan lengkah langkah strategis guna menenangkan gejolak kemarahan masyarakat khususnya Ummat Islam di DKI Jakarta dg melakukan Evaluasi menyeluruh terhadap Jajaran Pimpinan Pengelola kawasan Ancol. Bung Ifiet selalu Ketua Umum ikut menambahkan kembali.
Enong S Riyadi- Sekjend KOM-JU mengatakan ketika Evaluasi sdh dilakukan, saat itulah moment yg tepat bagi Pa Gubernur utk memberikan atensinya terhadap Potensi Putera Daerah Jakarta Utara utk diberikan kesempatan memimpin kawasan Ancol.. alesannya sederhana, Putera Daerah dari Jakarta Utara sebagian besar adlah figur yang sudah memahami karakteristik kawasan Ancol dan wilayah Jakarta Utara. Lagipula banyak Tokoh di Jakarta Utara yang sdh teruji dan mumpuni mengatasi berbagai gejolak konflik bersma pemerintah kota. Diharapakan jika kedepan Ancol dipimpin oleh asli Putera Daerah Jakarta Utara, hal hal sperti ini tidak terulang kembali karena lebih mengutamakan kearifan lokal dan lebih peka terhadap masyarakat.
Diakhir pertemuan, para Jajaran Pimpinan KOM-JU mengatakan sdg mengkaji utk kemungkinan membuat LP terhadap Para pimpinan pengleola Ancol terkait Dugaan KELALAIAN dan KECEROBOHAN ats Pengelolaan kawasan Ancol, sehingga menimbulkan kasus sensitif yang berdampak luas dan bisa membahayakan persatuan dan Kesatuan bangsa.
Tambah Bung Munawar selalu Wkl.Ketum yg turut berstatmen dlm Pertemuan dg insan pers di Jakut hari ini.
Reporter ; Welly Izak Tandian.(wit)



