Bersih Desa Wonotirto Digelar Meriah, Tradisi Leluhur Terus Dilestarikan

Reporter Basuki Blitar 24 Views

Blitar.MediaRCM.com – Tradisi tahunan Bersih Desa kembali digelar dengan meriah oleh Pemerintah Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, pada Rabu (6/5/2026) hingga Kamis (7/5/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat sekaligus upaya melestarikan budaya warisan leluhur yang terus dijaga lintas generasi.

“Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, Ketua BPD, Ketua LPMD, Ketua PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan kuatnya sinergi dalam menjaga tradisi dan kebersamaan warga.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Rabu siang dengan pelaksanaan khotmil Qur’an pukul 12.30 WIB di Balai Desa Wonotirto.

- Advertisement -

Kegiatan religius ini diikuti warga sebagai bentuk doa bersama demi keselamatan dan kesejahteraan desa.

“Selanjutnya, pukul 13.00 WIB digelar genduri di makam Mbah Tirta Mangun Kusumo sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh leluhur yang diyakini memiliki peran penting dalam sejarah desa. Tradisi ini menjadi simbol penghargaan terhadap jasa para pendahulu.

Memasuki sore hingga malam hari, suasana kebersamaan semakin terasa melalui genduri takir Bersih Desa yang dilaksanakan pukul 18.00 WIB di Balai Desa Wonotirto.

Warga berkumpul dan menikmati hidangan bersama dalam nuansa kekeluargaan yang hangat.

Puncak acara malam hari diisi dengan kirab pusaka yang dimulai pukul 20.00 WIB dari Pendopo Mbah Samsuni. Kirab ini menjadi simbol pelestarian benda pusaka desa yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi.

Kemudian, hiburan karawitan dan campur sari “Tirta Laras” pada pukul 21.00 WIB turut memeriahkan suasana.

Penampilan seni tradisional tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Kamis (7/5/2026) dengan prosesi ruwat Murwokolo mulai pukul 07.00 WIB di Balai Desa Wonotirto hingga selesai.

Prosesi ini dipercaya sebagai upaya membersihkan diri dan desa dari hal-hal negatif.
Kepala Desa Wonotirto, Imam Mucharom, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bersih Desa merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh masyarakat.

“Melalui Bersih Desa ini, kita tidak hanya melestarikan tradisi leluhur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, saling peduli, dan menjaga kerukunan antar warga.

Semoga kegiatan ini membawa berkah, keselamatan, serta kemakmuran bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga dan meneruskan tradisi agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Di akhir sambutannya, Imam menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat Desa Wonotirto berharap tradisi Bersih Desa tetap menjadi identitas budaya yang terus hidup dan mampu mempererat tali persaudaraan antar warga.(**)

Penulis Bas

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *