Bupati Tanggamus Terima Audiensi BSI, Dorong Kolaborasi untuk UMKM dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Reporter Redaksi 344 Views

TANGGAMUS, Media RCM.com – Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menerima audiensi jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Lampung dan BSI KCP Tanggamus, sekaligus penandatanganan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU), di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Selasa, 15 September 2026.

Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan BSI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan layanan perbankan syariah, serta pengembangan potensi masyarakat dan UMKM di Kabupaten Tanggamus.

Mendampingi Bupati Tanggamus, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Rully Runa, Kepala BKPSDM Tanggamus Ivan Kurniawan, perwakilan BKAD, Kabag Kesra Ahmad Ngalim, Kabag Perekonomian Evi Sivia, Kabag Kerja Sama Ns. Maryani, serta Kabag Prokopim Hendra Ferry.

Sementara dari pihak BSI hadir Area Manager BSI Lampung Luthvy Indaka yang membawahi BSI se-Provinsi Lampung, Area Retail & Transaction Business Manager (ARTBM) BSI Lampung Edi Sahputra, Branch Manager BSI KCP Tanggamus Abdul Muklis, serta jajaran staf BSI Area Lampung dan staf BSI KCP Tanggamus.

- Advertisement -

Dalam pertemuan itu, BSI menyampaikan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas layanan perbankan syariah kepada masyarakat, termasuk melalui produk tabungan haji dan layanan BSI Gold/Bullion.

Area Manager BSI Lampung Luthvy Indaka mengatakan, BSI terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat.

“Literasi syariah dan inklusi syariah sampai saat ini masih relatif rendah. Inilah pentingnya kami memohon dukungan dan sinergi dari seluruh perangkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota,” ujar Luthvy.

Menurutnya, BSI juga terus mengembangkan produk-produk yang menjadi keunggulan layanan perbankan syariah, salah satunya tabungan haji dan layanan bullion atau emas.

Ia berharap kerja sama dengan Pemkab Tanggamus dapat menghasilkan program yang lebih konkret dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Branch Manager BSI KCP Tanggamus Abdul Muklis menyampaikan, keberadaan BSI di Tanggamus telah memasuki tahun keempat sejak mulai beroperasi pada Januari 2023.

Menurutnya, masyarakat Tanggamus cukup antusias memanfaatkan berbagai layanan BSI, terutama untuk pendaftaran haji dan layanan bagi pensiunan.

“Alhamdulillah, animo masyarakat memanfaatkan produk dan layanan BSI cukup baik. Salah satunya adalah pendaftaran haji. Sebelum ada BSI di Tanggamus, masyarakat harus melakukan pendaftaran ke daerah lain,” kata Abdul Muklis.

Ia menjelaskan, keberadaan BSI KCP Tanggamus membuat layanan pendaftaran haji menjadi lebih mudah dan dekat bagi masyarakat. Selain itu, BSI juga telah menjadi mitra PT Taspen sehingga pengurusan layanan pensiun dapat dilakukan melalui BSI KCP Tanggamus.

BSI juga menyampaikan perkembangan minat masyarakat terhadap layanan investasi emas yang menjadi salah satu produk yang membedakan layanan BSI dengan perbankan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Kesra Setdakab Tanggamus Ahmad Ngalim mengungkapkan, pendaftaran haji masyarakat Tanggamus saat ini banyak dilakukan melalui BSI KCP Tanggamus.

Ia menyebut, jumlah calon jemaah haji asal Tanggamus pada tahun ini diperkirakan sekitar 300 orang. Kecamatan Ulu Belu menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pendaftar haji cukup tinggi, disusul Kecamatan Sumberejo dan sejumlah kecamatan lainnya.

“Untuk pendaftaran haji di Kabupaten Tanggamus, BSI yang ada di Kota Agung sangat membantu masyarakat. Kami juga meminta BSI terus meningkatkan sosialisasi berbagai produk dan layanan kepada masyarakat,” ujar Ahmad Ngalim.

Ia menambahkan, sosialisasi pendaftaran haji juga telah dilakukan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Menanggapi hal tersebut, pihak BSI menawarkan gagasan untuk menggelar kegiatan khusus sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat masyarakat Tanggamus untuk menunaikan ibadah haji.

BSI mengusulkan adanya kegiatan bertajuk “Tanggamus Berhaji” yang dapat dikemas dalam bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus memperkenalkan berbagai produk persiapan haji, termasuk tabungan dan investasi emas.

Dalam pertemuan itu juga dibahas peluang kolaborasi antara BSI dan BPR/BPRS, khususnya dalam mendukung pembiayaan atau persiapan masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji.

Bupati Dorong BSI Ikut Perkuat UMKM

Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi menegaskan, kerja sama dengan perbankan harus diarahkan tidak hanya pada layanan keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati, pemerintah daerah tengah mendorong pengembangan UMKM dan berbagai potensi ekonomi lokal yang dimiliki Kabupaten Tanggamus.

“UMKM dan masyarakat di bawah ini harus kita bantu. Kita harus melakukan kolaborasi agar pemerintah bersama perbankan dapat ikut mengangkat usaha masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati mengatakan, Tanggamus memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor perikanan, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata.

Dengan garis pantai sekitar 202 kilometer dan wilayah yang berada di kawasan Teluk Semaka, Tanggamus memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar. Selain itu, daerah ini juga memiliki berbagai destinasi wisata, seperti pantai, air terjun dan sumber air panas.

Potensi pertanian dan perkebunan juga menjadi kekuatan ekonomi Tanggamus, termasuk komoditas kopi, cengkeh, beras dan berbagai hasil pertanian lainnya.

Bupati menilai, berbagai potensi tersebut perlu dikelola dan dikembangkan agar nilai tambah ekonominya dapat lebih banyak dirasakan masyarakat Tanggamus.

“Potensi masyarakat dan potensi daerah ini harus kita bantu. Kalau mereka tidak dibantu dengan modal, mereka akan sulit berkembang. Di sinilah perbankan mempunyai fungsi untuk membantu permodalan masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mendorong agar perangkat daerah terkait aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat dan pelaku UMKM, sehingga bantuan permodalan dari perbankan dapat diikuti dengan penguatan kapasitas usaha.

Ia berharap sinergi antara Pemkab Tanggamus, BSI dan stakeholder lainnya dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal secara lebih terarah.

“Ketika usaha masyarakat sudah berkembang, insyaallah kesejahteraan mereka juga meningkat,” kata Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya mengembangkan potensi daerah agar Tanggamus tidak hanya menjadi daerah penghasil bahan baku, tetapi juga mampu mengolah dan meningkatkan nilai tambah produk di daerah sendiri.

Audiensi kemudian ditutup dengan komitmen untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara Pemkab Tanggamus dan BSI dalam mendukung layanan masyarakat, pengembangan UMKM, sektor ekonomi produktif, serta peningkatan literasi keuangan syariah di Kabupaten Tanggamus.
( Khuproni)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *