Sensus Ekonomi 2026 Mencatat Ekonomi Indonesia

Reporter Redaksi 160 Views

Nasional, Media RCM.com – Dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), basis wilayah pencacahan adalah Satuan Lingkungan Setempat (SLS). SLS digunakan sebagai Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) level terkecil atau enumeration area bagi petugas lapangan. SLS merupakan wilayah di bawah desaatau kelurahan yang memiliki ketua atau pengurus yang diakui pemerintah setempat, seperti RT, RW, dusun, lingkungan, banjar, jorong, dan sebutan lainnya sesuai kondisi daerah.

Penggunaan SLS sebagai dasar wilayah pencacahan bertujuan agar seluruh kegiatan ekonomi dapat terdata secara lengkap, mengurangi risiko ganda cacah maupun lewat cacah, serta menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai landasan perencanaan pembangunan Indonesia.

Kegiatan Sensus Ekonomi 2026 terbagi dalam dua tahap, pertama tanggal 1 Mei sampai dengan 31 Juli 2026 Pengisian Kuesioner SE2026 Online, kedua tanggal 15 Juni sampai dengan 31 Agustus 2026 Pendataan Lapangan (Door to Door).

Pada pengisian kuesioner SE2026 online tanggal 1 Mei sampai dengan 31 Juli 2026, usaha atau perusahaan besar dan menengah akan mendapatkan WhatsApp (WA) atau email untuk mengisi kuesioner secara mandiri (online). Manfaat pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) secara Online, pertama praktis dan fleksibel dengan kuesioner dapat diisi kapan saja dan dari mana saja selama periode pengisian.

- Advertisement -

Kedua menghemat waktu dimana pelaku usaha tidak perlu menunggu kedatangan petugas untuk memberikan data, ketiga aman dan rahasia terjaga, karena data yang diberikan dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk keperluan statistic, keempat lebih akurat, karena data diisi langsung oleh pelaku usaha sehingga mengurangi risiko kesalahan pencatatan.

Kelima efisien sebab mengurangi penggunaan kertas serta mempercepat proses pengumpulan dan pengolahan data, dan keenam mendukung kebijakan yang Tepat Sasaran, dimana data yang terkumpul menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi, perencanaan pembangunan, serta pengembangan dunia usaha di Indonesia.

Kegiatan tahap pendataan lapangan (door to door) berlangsung tanggal 15 Juni sampai dengan 31 Agustus 2026, berlaku bagi semua usaha/perusahaan yang belum memperoleh WhatsApp (WA)/email untuk pengisian secara mandiri, maka pendataan akan dilakukan secara langsung oleh petugas SE2026. Pada periode ini juga dilakukan pendataan ke setiap keluarga untuk mendapatkan data usaha yang berada di rumah tangga dan sekaligus memutakhirkan data ekonomi keluarga.

Bagi pemerintah manfaat Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) adalah pertama menyediakan basis data ekonomi nasional yang lengkap dan mutakhir mengenai seluruh aktivitas usaha di Indonesia, kedua menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Ketiga mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, keempat memetakan potensi ekonomi wilayah, termasuk sektor-sektor unggulan dan peluang investasi.

Kelima menyusun statistik ekonomi dasar, seperti kerangka sampel survei ekonomi dan pembaruan direktori usaha, keenam mengevaluasi perkembangan struktur perekonomian Indonesia sejak sensus ekonomi sebelumnya, dan ketujuh mendukung pencapaian target pembangunan nasional, termasuk penguatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing ekonomi.

Masyarakat turut mendapat manfaat kegiatan Sensus Ekonomi 2026 juga, pertama mendorong pembangunan yang lebih tepat sasaran karena kebijakan didasarkan pada data yang akurat, kedua meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang ekonomi, perdagangan, industri, dan ketenagakerjaan, ketiga membantu pelaku usaha memperoleh gambaran kondisi dan perkembangan ekonomi di wilayahnya.

Keempat mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih kondusif melalui penyediaan informasi ekonomi yang terpercaya, kelima meningkatkan peluang investasi dan penciptaan lapangan kerja berdasarkan potensi ekonomi yang teridentifikasi, keenam menyediakan data resmi yang dapat dimanfaatkan oleh akademisi, peneliti, dunia usaha, media, dan masyarakat umum, dan ketujuh mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 untuk mencatat Ekonomi Indonesia, Ekonomi Indonesia Hebat Indonesia Maju.

(Penulis: Harimurti, S.S.T., M.M.-Ahli Badan Pusat Statistik)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *