Wali Kota Tegal Apresiasi Peran Harris Turino dalam Mendukung UMKM dan Toleransi Beragama

Slawi Mediarcm.com– Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengapresiasi terselenggaranya Sosialisasi Tugas dan Fungsi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam Pelaksanaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara yang digelar di Rumah Aspirasi Haris Turino, Kabupaten Tegal, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pelaku UMKM mengenai pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Komisi XI, Harris Turino Kurniawan Dr. Ir. Harris Turino Kurniawan, M.Si., M.M, Sekretaris Jenderal Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Syamsudin, S.E., M.Si., Ak., CSFA, CPA, CFE, CFrA, CRMP, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah S.E., M.H., Ak., CA, CSFA, ERMAP., Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H, Wakil Bupati Tegal, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, perwakilan Forkopimda Kabupaten Tegal, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal serta 300 pelaku UMKM dari Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Brebes.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy Yon menyampaikan apresiasi kepada Dr. Ir. Harris Turino Kurniawan, M.Si., M.M yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Tegal Raya.
“Bapak Dr. Ir. Harris Turino Kurniawan, M.Si., M.M bisa menjadi penjembatan antara pedagang, UMKM dan pemilik toko serta komunitas beragama terkait tempat ibadah, dan berkat dukungannya Kota Tegal menjadi kota toleransi beragama,” ujar Dedy Yon.
Sementara itu, Dr. Ir. Harris Turino Kurniawan, M.Si., M.M menjelaskan bahwa BPK dan DPR memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pengelolaan keuangan negara. Menurutnya, BPK ibarat dokter yang memeriksa kondisi keuangan negara, baik APBN maupun APBD.
“Sedangkan DPR seperti keluarga pasien, menindaklanjuti anjuran maupun arahan dari BPK agar hasil pemeriksaan benar-benar ditindaklanjuti oleh eksekutif sehingga kondisi keuangan negara menjadi baik,” jelas Harris.
Ia juga menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu penopang utama perekonomian nasional. Bahkan menurutnya, sektor makanan dan minuman di Kota Tegal menjadi salah satu penyumbang besar pendapatan daerah.
“UMKM adalah penopang ekonomi negara. Oleh karena itu negara harus hadir untuk UMKM dan kita juga harus mendukung langkah-langkah BPK agar pemeriksaan keuangan negara maupun daerah menjadi semakin baik dan sehat,” tambahnya.
Sekretaris Jenderal BPK RI, Syamsudin, S.E., M.Si., Ak., CSFA, CPA, CFE, CFrA, CRMP menjelaskan bahwa BPK memiliki mandat konstitusional untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, baik yang bersumber dari APBN, APBD, BUMN, BUMD maupun badan lainnya.
“Setiap tahun BPK memiliki tugas memeriksa laporan keuangan pemerintah sebelum dipertanggungjawabkan oleh kepala pemerintahan. Sedangkan DPR memiliki fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara,” ungkap Syamsudin.
Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman, S.H menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut sangat penting untuk menambah wawasan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM mengenai tata kelola keuangan dan pemerintahan.
“BPK memiliki posisi yang strategis dalam pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Tegal juga berkomitmen dalam pengelolaan keuangan yang baik. Tertib dalam skala usaha kecil juga penting untuk menciptakan usaha yang sehat dan berkembang,” ujar Ischak.
Ia berharap seluruh peserta memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha masing-masing sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
R.Susilo AN





