Jakarta ll mediarcm.com ll Sabtu
23 Mei 2026
Kabar yang sangat positif dan dinamis dari dunia BUMN transportasi laut. Langkah PT PELNI (Persero) dalam mengoptimalkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memang patut diacungi jempol, terutama karena dampaknya yang kini semakin dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai daerah,Ucap Syamsul Bahri Awak Media Pinisi.
Baru-baru ini (21 Mei 2026), PELNI berhasil menyabet penghargaan bergengsi 8th Indonesia Best CSR Awards 2026 dalam ajang 8th CSR Summit 2026 yang digelar oleh The Iconomics di Jakarta.Sorotan Utama Keberhasilan TJSL PELNI 2026
Ada beberapa poin strategis yang membuat program TJSL PELNI dinilai sukses dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat:
* Program Desa Mandiri Cianjur: Ini adalah program unggulan yang berhasil mengawinkan pemberdayaan ekonomi lokal dengan kebutuhan bisnis perusahaan.
Pelni membina petani lokal di Cianjur untuk memasok sayuran segar bagi kapal-kapal penumpang PELNI. Hasilnya, produktivitas pertanian meningkat, kesejahteraan desa terangkat, dan rantai pasok perusahaan menjadi lebih kokoh berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
* Menjangkau Wilayah Kepulauan (3TP): Tidak hanya di pusat atau daerah penyangga, di wilayah operasionalnya yang mencakup daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan (3TP), PELNI juga aktif bergerak. Sebagai contoh konkret di lapangan, kantor cabang seperti di Serui (Kepulauan Yapen, Papua) secara konsisten menyalurkan bantuan sarana ibadah dan fasilitas sosial kemasyarakatan secara berkelanjutan selama tiga tahun terakhir.
* Catatan Strategis: Penghargaan yang diterima oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI, Anik Hidayati, ini menegaskan bahwa TJSL BUMN saat ini tidak lagi sekadar aksi seremonial atau bagi-bagi bantuan (charity), melainkan sudah bertransformasi menjadi investasi sosial yang terintegrasi dengan inti bisnis perusahaan demi kemandirian masyarakat lokal.
Langkah PELNI ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan negara hadir menciptakan multiplier effect bagi perekonomian nasional, dari sektor pertanian di pedalaman hingga fasilitas sosial di ujung kepulauan.
Penulis : Syamsul Bahri
Ketum FORSIMEMA



