FSPTSI-KSPSI Rangkul Pramudi KWK, Dorong Kesejahteraan dan Perlindungan Driver

Reporter Media RCM DKI 25 Views

FSPTSI-KSPSI Rangkul Pramudi KWK, Dorong Kesejahteraan dan Perlindungan Driver

Cibubur, Mediarcm.com – Pramudi Mitra anggota Koperasi Wahana Kalpika (KWK) secara resmi mendeklarasikan bergabung dengan Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI-KSPSI) dalam kegiatan yang digelar di Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madas Nusantara, Cibubur, Minggu (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum FSPTSI-KSPSI Pusat, Jusuf Rizal, jajaran pengurus KWK, pengurus FSPTSI Indonesia, tokoh Madas Nusantara, serta ratusan pramudi Mikrotrans/JakLingko yang tergabung dalam KWK.

Dalam sambutannya, Jusuf Rizal menyampaikan bahwa bergabungnya pramudi KWK menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan, pembinaan, serta kesejahteraan para pekerja sektor transportasi, khususnya pengemudi angkutan umum.

- Advertisement -

“FSPTSI hadir bukan hanya sebagai organisasi pekerja, tetapi juga sebagai wadah pembinaan, perlindungan hukum, dan peningkatan kesejahteraan para pramudi. Kami ingin para pengemudi memiliki masa depan yang lebih baik dan tidak mudah dibodohi,” ujar Jusuf Rizal.

Ia menjelaskan bahwa FSPTSI-KSPSI selama ini menaungi berbagai sektor pekerja transportasi nonformal, termasuk tenaga kerja bongkar muat, sopir, hingga pekerja lapangan lainnya di seluruh Indonesia.

Menurutnya, profesi pengemudi merupakan pekerjaan mulia yang memiliki tingkat tekanan tinggi, sehingga perlu mendapat perhatian dari sisi kesejahteraan maupun kesehatan mental.

“Kita ingin para pramudi bekerja bukan sekadar mengejar target, tetapi menjadikan pekerjaan ini sebagai ibadah dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan begitu, mereka bekerja lebih ikhlas, aman, dan profesional,” katanya.

Selain itu, FSPTSI-KSPSI juga berencana menghadirkan berbagai program pembinaan seperti Jambore Pramudi Jakarta, pelatihan peningkatan kompetensi, bantuan pendidikan bagi keluarga pramudi, hingga pelatihan UMKM bagi para istri pengemudi.

“Generasi ke depan harus cerdas. Kita boleh menjadi driver, tetapi tidak boleh bodoh dan dibodohi orang,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan pengurus KWK, Roy Sudin, menjelaskan bahwa KWK saat ini menjadi salah satu operator terbesar Mikrotrans/JakLingko dengan jumlah armada mencapai lebih dari 1.500 unit dan sekitar 3.660 pramudi yang tersebar di lima wilayah Jakarta.

Roy mengatakan bahwa para pramudi KWK telah mendapatkan berbagai fasilitas perlindungan kerja, seperti BPJS Kesehatan kelas 1, BPJS Ketenagakerjaan, jaminan pensiun, medical check up rutin, hingga tunjangan hari raya.

“Pramudi merupakan pekerjaan mulia karena membantu masyarakat beraktivitas setiap hari, mulai dari bekerja, sekolah, hingga berjualan. Karena itu hak dan kesejahteraan mereka harus diperhatikan,” ujarnya.

Ia berharap dengan bergabungnya para pramudi KWK ke dalam FSPTSI-KSPSI, para pengemudi dapat semakin solid, memiliki perlindungan organisasi yang kuat, serta meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Acara deklarasi berlangsung penuh semangat dan ditutup dengan penyerahan piagam deklarasi serta komitmen bersama untuk membangun solidaritas pekerja transportasi yang lebih kuat, profesional, dan sejahtera.

(*Red Dessi Natalia T. )

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *