Polres Pekalongan Kota dan Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kalibanger

Reporter Redaksi 130 Views

Pekalongan Kota, Media RCM.com – Polres Pekalongan Kota bersama Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Batalyon B Pelopor Sat Brimob, PMI, SAR Arnavat dan Relawan lainnya akhirnya berhasil menemukan korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kalibanger, Kota Pekalongan.

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) siang. Korban diketahui berinisial A (37), warga Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, yang saat ini berdomisili di Kelurahan Setono, Kota Pekalongan.

Sebelumnya, peristiwa tersebut bermula pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 13.25 WIB. Dimana dua warga yang melintas di atas Jembatan Poncol Setono melihat seorang pria yang diduga tenggelam di Sungai Kalibanger tepat di bawah jembatan tersebut.

Kedua saksi kemudian berteriak meminta pertolongan. Seorang warga yang sedang memancing di sekitar lokasi berusaha memberikan bantuan dengan berenang menuju korban yang saat itu masih terlihat berupaya menyelamatkan diri. Namun, setelah sempat muncul ke permukaan, korban kembali tenggelam dan tidak terlihat lagi.

- Advertisement -

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pekalongan Timur. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Pekalongan Timur bersama Satpolairud Polres Pekalongan Kota berkoordinasi dengan BPBD, PMI, serta tim SAR untuk melakukan pencarian.

Pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil karena kondisi cuaca yang kurang mendukung, arus sungai yang cukup deras, serta minimnya penerangan saat menjelang malam. Operasi pencarian kemudian dilanjutkan pada Selasa pagi.

Kasat Polairud Polres Pekalongan Kota, Iptu Ponco Budiarto, SH, menjelaskan bahwa tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran sejak pukul 08.00 WIB dengan menggunakan tiga unit perahu karet serta perlengkapan selam.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil, sekitar pukul 13.35 WIB jasad korban ditemukan mengapung sekitar 300 meter dari lokasi awal kejadian, tepatnya di sebelah utara Jembatan.

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk dilakukan pemeriksaan luar dan identifikasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi jenazah menunjukkan perubahan akibat terendam air selama kurang lebih satu hari.

Usai proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

(Humas Respekta)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *