Pekalongan Kota, Media RCM.com – Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, arus lalu lintas di wilayah Kota Pekalongan mulai menunjukkan peningkatan. Aktivitas kendaraan terpantau semakin ramai pada Sabtu malam (14/3/2026), baik di ruas Jalur Pantura maupun sejumlah jalan dalam kota.
Kasat Lantas Polres AKP Andi Susanto, S.H., M.H. selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas menyampaikan bahwa Polres Pekalongan Kota telah menyiagakan personel di sejumlah pos pengamanan serta membentuk tim urai guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran.
“Pada malam Minggu ini arus lalu lintas mulai ramai, namun secara umum masih lancar. Polres Pekalongan Kota memiliki tiga pos yang terdiri dari Pos Terpadu, Pos Pengamanan, dan Pos Pelayanan. Personel di pos-pos tersebut bersama tim urai secara aktif melakukan pemantauan dan pengaturan apabila terjadi kepadatan arus,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan potensi penyebab kepadatan di wilayahnya salah satunya dipengaruhi adanya perlintasan kereta api sebidang di Jalan KH. Mansyur. Dimana kereta api yang akan berhenti dan berangkat dari Stasiun Kota Pekalongan kecepatannya melambat sehingga penutupan palang pintu membutuhkan waktu lebih lama.
“Kami sudah menyiapkan beberapa alternatif rekayasa arus apabila terjadi antrean kendaraan. Salah satunya dengan mengalihkan arus melalui Jalan Hayam Wuruk sebagai jalur urai,” imbuhnya.
Sementara itu, puncak arus mudik yang memasuki wilayah Kota Pekalongan diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3/2026). Sepanjang jalur sekitar 9,6 kilometer mulai dari wilayah perbatasan kota, personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2026 disiagakan selama 24 jam untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan selama masa mudik Lebaran 1447 H/ 2026 M.
Polres Pekalongan Kota juga mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan. Pemudik diharapkan memanfaatkan fasilitas rest area yang telah disediakan untuk beristirahat demi menjaga kondisi fisik tetap prima.
Selain itu, pemudik juga dapat memanfaatkan program Safety and Hospitality yang disiapkan Polda Jawa Tengah melalui pos-pos pelayanan di berbagai wilayah guna memberikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan mudik.
(Humas Respekta)



