JAKARTA, MediaRCM.com — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan rasa dukacita yang mendalam sekaligus menyerahkan penghargaan kehormatan tertinggi kepada keluarga dari lima jurnalis yang dinyatakan hilang dalam insiden Kapal Arupadhatu 1.
Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung dalam suasana haru pada momentum peringatan Hari Lahir Humas Polri di Jakarta.
Penghargaan tertinggi ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian luar biasa dari lima “ksatria informasi” yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Saat insiden terjadi, para jurnalis tersebut sedang menjalankan tugas mulia meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Adapun kelima jurnalis penerima penghargaan kehormatan tersebut adalah:
1. M. Bagus Khoirunnas – Pewarta Foto Kantor Berita ANTARA
2. Arie Basuki – Pewarta Foto Merdeka.com
3. Yudistiro Pranoto – Pewarta Foto iNews.id
4. Firdaus Wajidi (Daus) – Jurnalis Anadolu Agency
5. Donal Husni – Pewarta Foto Lepas (Freelance)
Dasar utama pemberian penghargaan ini adalah keberanian para insan pers yang tetap setia berada di garis depan demi menyajikan informasi akurat dan edukatif bagi masyarakat luas.
“Negara dan Korps Bhayangkara menaruh hormat yang setinggi-tingginya atas pengorbanan suci rekan-rekan jurnalis. Mereka bukan sekadar pencari berita, melainkan pahlawan informasi yang gugur dalam menunaikan tugas mulia bagi publik,” ujar Kapolri dalam amanatnya yang penuh khidmat.
“Penghargaan ini adalah simbol apresiasi abadi kami atas sinergitas erat dan dedikasi tanpa batas yang telah mereka tunjukkan,” lanjutnya.
Melalui momentum ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan komunitas pers nasional. Selain itu, Polri mendorong pentingnya jaminan keselamatan kerja bagi jurnalis di lapangan, khususnya saat meliput di wilayah rawan bencana.
Upacara penyerahan penghargaan ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, unsur pimpinan lembaga pers nasional, serta keluarga korban yang hadir dengan rasa haru dan takzim.
(*Red sidik isnandi )






