Gemilang di Kejurnas UIN Tulungagung, PSHT Kota Blitar Borong 19 Medali dan 2 Gelar Pesilat Terbaik

Reporter Basuki Blitar 16 Views

Blitar Kota.MediaRCM.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para pendekar muda Kota Blitar. Atlet pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Blitar, Pusat Madiun, tampil gemilang dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di UIN Tulungagung yang berlangsung hingga 21 Agustus 2026 lalu.

Bukan sekadar pulang membawa medali, kontingen PSHT Kota Blitar tampil dominan dengan memborong 19 medali sekaligus.

Rinciannya, 13 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu berhasil dibawa pulang oleh para atlet muda binaan pelatih Mas Fauzi.

Yang membuat prestasi ini semakin istimewa, dua penghargaan individu paling bergengsi juga berhasil direbut atlet PSHT Kota Blitar.

- Advertisement -

Azizah Akhwat dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putri, sedangkan Muhammad Riski menyabet gelar Pesilat Terbaik Putra.

“Artinya, gelar Pesilat Terbaik putra dan putri dalam ajang tersebut sama-sama berhasil dibawa pulang atlet Blitar.

Capaian ini menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh jajaran PSHT Cabang Kota Blitar dalam membangun prestasi pencak silat.

Raihan 13 emas sekaligus dua gelar Pesilat Terbaik menunjukkan bahwa pendekar-pendekar muda Blitar mampu bersaing dan tampil sebagai yang terbaik di level nasional.

Ketua PSHT Cabang Kota Blitar, Pusat Madiun, Kangmas Miskan Hadi, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet.

“Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang maksimal dan berhasil mengharumkan nama PSHT sekaligus Kota Blitar di kancah nasional.

Namun, keberhasilan tersebut tidak boleh membuat para atlet terlena.

Kangmas Miskan Hadi mengingatkan agar raihan prestasi di Kejurnas ini justru menjadi pelecut semangat untuk meningkatkan kualitas latihan.

” Prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk berlatih lebih keras lagi. Ke depan masih ada kejuaraan dengan tingkat yang lebih tinggi yang harus kita hadapi,” jelasnya.

Dengan torehan 19 medali dan dua gelar Pesilat Terbaik, PSHT Cabang Kota Blitar, Pusat Madiun kini memiliki modal berharga untuk terus melahirkan pendekar-pendekar muda berprestasi.

Bagi para atlet, kemenangan di Tulungagung bukanlah akhir perjalanan. Sebaliknya, prestasi tersebut menjadi pijakan untuk menatap tantangan yang lebih besar dan mengharumkan nama Kota Blitar di panggung pencak silat yang lebih tinggi.

Dengan semangat dan kerja keras yang terus terjaga, para pesilat diharapkan mampu mempertahankan konsistensi prestasi sekaligus meningkatkan kemampuan mereka. Evaluasi dari setiap pertandingan akan menjadi bekal penting untuk menghadapi kejuaraan berikutnya.

Tak hanya membawa pulang medali, keberhasilan tersebut juga menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat di Kota Blitar terus menunjukkan perkembangan positif.

Dukungan dari pelatih, keluarga, serta seluruh pihak terkait menjadi modal penting agar para atlet dapat berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.” Ungkap Mas Miskan.(**)

Penulis Bas

 

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *