Tingkat Penghunian Kamar Kota Tegal Februari 2026 sebesar 27,27 persen

Reporter Redaksi 533 Views

Kota Tegal, Media RCM.com – Perkembangan tamu yang berkunjung di Kota Tegal pada Bulan Februari 2026 terlihat pada angka Tingkat Penghunian Kamar (TPK) dengan nilai sebesar 27,27 persen, mengalami kenaikan sebesar 3,40 poin secara year-on-year (y-o-y) dan turun -1,03 poin secara month-to-month (m-t-m), dimana TPK hotel bintang 31,38 persen dan non bintang 20,07 persen.

Dari tingkat penghunian kamar diatas, besaran Rata-Rata Lama Menginap (RLM) tamu pada Februari 2026 di Kota Tegal sebesar 1,11 malam, mengalami penurunan -0,01 poin dibanding bulan Januari 2026 yang tercatat sebesar 1,12 malam, dimana RLM hotel bintang 1,13 malam dan non bintang 1,05 malam.

Pada Januari-Februari 2026, Data perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tujuan Kota Tegal mencapai 0,35 juta perjalanan. Jumlah sebesar ini turun -14,00 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 (y-o-y).
Sedangkan perjalanan wisatawan nusantara asal Kota Tegal yang keluar dari Kota Tegal mencapai 0,24 juta perjalanan, turun -6,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 (y-o-y).

Secara detail, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Kota Tegal pada bulan Februari 2026 tercatat sebesar 31,38 persen, mengalami kenaikan sebesar 0,59 poin dibanding TPK bulan Januari 2026 yang tercatat sebesar 30,79 persen. Jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2025, TPK Februari 2026 mengalami kenaikan sebesar 5,08 poin terhadap TPK Februari 2025 yang tercatat sebesar 26,30 persen.

- Advertisement -

Sedangkan TPK hotel non bintang pada Februari 2026 mencapai 20,07 persen, naik 2,30 poin secara year-on-year (y-o-y) dan turun -3,12 poin secara month-to-month (m-t-m). Pengukuran TPK dan RLM di olah dari data yang dikumpulkan tiap bulan pada 16 hotel bintang dan 9 hotel non bintang di Kota Tegal.

Detail Rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Februari 2026 tercatat sebesar 1,13 malam, mengalami penurunan -0,01 poin dibanding dengan bulan Januari 2026 yang tercatat sebesar 1,14 malam.

Sementara RLM tamu hotel non bintang tercatat sebesar 1,05 malam, turun sebesar -0,01 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Ramainya Kota Tegal disebabkan hadirnya wisatawan nusantara, dimana Wisatawan Nusantara (Wisnus) adalah penduduk yang melakukan perjalanan di wilayah teritori suatu negara, dalam hal ini Indonesia, dengan lama perjalanan kurang dari 12 bulan dan bukan bertujuan untuk memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi serta bukan merupakan perjalanan dalam rangka bekerja atau sekolah secara rutin.

Perjalanan Wisata adalah perjalanan yang dilakukan oleh penduduk Indonesia dari tempat tinggal biasanya ke tempat di luar lingkungan sehari-hari di wilayah geografi Indonesia secara sukarela selama kurang dari 12 bulan dan bukan bertujuan berkerja atau sekolah secara rutin. Tempat di luar lingkungan sehari-hari yang dimaksud meliputi berwisata ke obyek wisata dan atau mengunjungi kabupaten/ kota lain dan tinggal minimal 6 jam.

Sedangkan kegiatan rutin yang dimaksud adalah kegiatan sekolah dan atau bekerja yang dilakukan secara rutin, baik frekuensinya, lokasinya, maupun kegiatannya (termasuk mengunjungi kabupaten/kota yang sama minimal 4 kali dalam sebulan).

Jumlah perjalanan wisnus asal Kota Tegal pada Februari 2026 tercatat sebanyak 117,99 ribu perjalanan. Jumlah ini turun -6,59 persen dibandingkan Januari 2026 (m-to-m) yang tercatat sebanyak 126,31 ribu perjalanan. Adapun perkembangan secara tahunan (y-on-y), jumlah wisnus asal Kota Tegal pada bulan Februari 2026 mengalami penurunan sebesar -6,38 persen dibandingkan Februari 2025.

Jika dibandingkan dengan wilayah Karesidenan Pekalongan, Kabupaten Brebes merupakan daerah asal wisatawan Nusantara dengan jumlah tertinggi yaitu mencapai 317,91 ribu perjalanan pada bulan Februari 2026 atau sekitar 20,67 persen dari total perjalanan dari wilayah Karesidenan Pekalongan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025 (y-on-y) seluruh Kabupaten/Kota mengalami penurunan.

Adapun kabupaten asal yang mengalami penurunan perjalanan wisnus yang paling signifikan pada bulan Februari 2026 yaitu Kabupaten Tegal dengan penurunan sebesar -23,67 persen. Sementara itu, Kota Tegal merupakan daerah asal perjalanan wisnus yang mengalami penurunan (y-on-y) paling sedikit yaitu sebesar -6,38 persen. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (m-to-m), Kabupaten Brebes menjadi daerah asal perjalanan yang mengalami penurunan terbesar yaitu sebesar -13,92 persen. Sementara itu, Kabupaten Batang mengalami penurunan terkecil (m-to-m) yaitu sebesar -3,56 persen.

Perjalanan wisnus dengan tujuan Kota Tegal pada bulan Februari 2026 tercatat sebesar 168,96 ribu perjalanan, mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar -4,94 persen bila dibandingkan Januari 2026 (m-to-m). Sedangkan jika dilihat secara tahunan (y-o-y), jumlah wisnus tujuan Kota Tegal mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar -13,71 persen pada bulan Februari 2026.

Untuk wilayah Karesidenan Pekalongan, pada bulan Februari 2026, Kabupaten Tegal menjadi daerah tujuan perjalanan wisatawan tertinggi yaitu mencapai 330,77 ribu perjalanan atau sekitar 20,74 persen dari total perjalanan ke wilayah Karesidenan Pekalongan. Jika dilihat perkembangannya dibandingkan dengan tahun sebelumnya (y-on-y), perjalanan wisnus den- gan penurunan yang paling signifikan pada Februari 2026 yaitu Kabupaten Tegal dengan persen penurunan sebesar -16,91 persen.

Sementara jika dibandingkan dengan bulan sebel¬umnya (m-to- m), Kota Pekalongan merupakan daerah tujuan dengan penurunan paling kecil yaitu -1,09 persen.

Tingginya jumlah wisatawan nusantara bisa menjadi pemicu kemajuan Kota Tegal dari berbagai sektor, Perdagangan, Pendidikan dan Akomodasi utamanya. Dengan semangat membangun maka Tegal Kota Bahari semakin Maju dan Masyarakat sejahtera.

(Ditulis : Harimurti, S.S.T., M.M.-Ketua Tim Analisis Statistik dan Neraca Satelit BPS Kota Tegal)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *