Kericuhan Terjadi di Blitar, Aparat Amankan Ratusan Orang

Reporter Basuki Blitar 42 Views

Blitar.MediaRCM.com — Suasana Kota Blitar berubah mencekam pada Sabtu malam (30/8) hingga Minggu dini hari (31/8) ketika ribuan massa aksi yang menamakan diri sebagai “Gerakan Demokrasi” melakukan serangan brutal terhadap fasilitas umum, termasuk Markas Polres Blitar Kota.

Kerusuhan dimulai sekitar pukul 22.00 WIB. Massa melakukan konvoi sepeda motor keliling kota sambil meneriakkan yel-yel provokatif, melakukan vandalisme, melempar batu, hingga membakar pos polisi dan kantor pemerintahan.

Situasi semakin memburuk dengan suara ledakan bom molotov, lemparan batu, dan raungan knalpot motor yang menciptakan suasana bak zona perang. Warga pun panik dan memilih mengungsi atau berdiam di rumah.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, memimpin langsung pertahanan pasukan dari gempuran massa. Dalam tekanan berat, ia menegaskan bahwa polisi tidak akan mundur.

- Advertisement -

“Bertahan, bertahan, bertahan!” teriak Kapolres Titus kepada pasukannya di tengah bentrokan.

Polisi telah mengerahkan berbagai perlengkapan pengendali massa, termasuk water cannon dan gas air mata. Namun, serangan justru semakin intens. Beberapa anggota kepolisian mengalami luka akibat lemparan batu dan senjata tajam. Di sisi lain, puluhan massa juga tumbang akibat bentrok fisik dan efek gas air mata.

Hingga Minggu pagi, kepolisian berhasil mengamankan sedikitnya 100 orang, yang diketahui berasal dari berbagai daerah seperti Blitar, Yogyakarta, Grobogan, Tuban, dan Kediri.

“Mereka membawa bendera merah putih, tapi tak menunjukkan aspirasi jelas. Ini bukan aksi demokrasi—ini penyerangan brutal,” tegas Kapolres Titus.

Polisi menduga kelompok ini terlibat dalam sejumlah aksi anarkistis sebelumnya, termasuk pembakaran Gedung DPRD dan Kantor Bupati Kediri.

Kapolres menegaskan bahwa para pelaku akan dijerat dengan pasal-pasal berat, antara lain Pasal 351 KUHP untuk penganiayaan, serta Pasal 170 dan 406 KUHP untuk penyerangan terhadap aparat dan perusakan fasilitas umum.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Mari kita jaga Kota Blitar bersama. Doakan aparat tetap kuat dalam menjaga keamanan,” pungkasnya.

Hingga Minggu pagi, situasi di Kota Blitar berangsur kondusif setelah aparat berhasil memukul mundur massa aksi.(**)

Penulis Bas

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *