Warga Kebonduren Blitar Meninggal Mendadak, Diduga Gantung Diri

Reporter Basuki Blitar 127 Views

BLITAR.MediaRCM.com – Seorang pria
(40), Sujarno warga Dusun Kebonduren, Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Selasa (6/1/2026) siang. Korban diduga meninggal akibat gantung diri.

Personel Polsek Ponggok Polres Blitar Kota mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait peristiwa orang meninggal dunia diduga akibat gantung diri yang terjadi di Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Kapolsek Ponggok AKP Tri Muliarso, S.H. membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh ibu korban sekitar pukul 13.00 WIB saat masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung.

Meski begitu, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda depresi atau tekanan mental yang dialami orang di sekitar mereka. AKP Samsul menekankan pentingnya dukungan emosional dari keluarga dan lingkungan dekat, serta mendorong agar setiap individu yang mengalami tekanan psikologis untuk segera mencari bantuan profesional.

- Advertisement -

“Kami berharap peristiwa tragis ini bisa menjadi pengingat bagi semua pihak, bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Jangan ragu untuk menghubungi psikolog, konselor, atau layanan darurat bila merasa terbebani,” pungkas Samsul.

Sementara itu, tetangga dan rekan kerja korban masih terlihat syok dan berduka atas kepergian pria tersebut. Banyak yang mengenang korban sebagai sosok ramah, pekerja keras, dan selalu siap membantu. Meski duka mendalam menyelimuti keluarga, mereka berharap kisah ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar kita.

Pihak kepolisian kembali menegaskan, meskipun kasus ini telah ditutup secara hukum, perhatian terhadap kesehatan mental tetap menjadi hal yang sangat penting. Dukungan dari keluarga, teman, dan lingkungan sekitar diyakini bisa menjadi penopang utama bagi mereka yang tengah menghadapi tekanan hidup berat(**)

Penulis Bas

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *