Satgas Saber Pangan Nasional Pantau Harga Sembako Kota Pekalongan

Reporter Redaksi 484 Views

Kota Pekalongan, Media RCM.com – Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Pangan (Satgas Saber Pangan) dari Badan Pangan Nasional melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Pekalongan, Selasa (24/2/2026).

Pemantauan menyasar pasar tradisional Grogolan serta sejumlah retail modern di wilayah Kota Pekalongan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan tenang tanpa kendala pasokan maupun lonjakan harga pangan.

Salah satu Tim Satgas Saber Pangan Nasional, Laurentia Octaviani Palupi melakukan pengecekan secara kolaboratif bersama Perum Bulog, Polres setempat, serta dinas terkait.

Laurentia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, secara umum harga bahan pokok di Kota Pekalongan masih dalam kondisi terkendali. “Secara umum harga pangan relatif stabil dan pasokan tersedia. Namun memang ada beberapa komoditas seperti bawang merah dan cabai yang masih berada di atas harga acuan, dipengaruhi faktor cuaca,” jelasnya.

- Advertisement -

Meski demikian, ia menyebutkan tren harga cabai mulai menunjukkan penurunan. Dari sebelumnya menyentuh angka Rp100.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp80.000 per kilogram.

Penurunan ini dinilai sebagai sinyal positif menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengintervensi harga di tingkat konsumen, Pemerintah Kota Pekalongan dijadwalkan menggelar program subsidi harga cabai pada Rabu (25/2/2026).

Kegiatan tersebut akan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pekalongan Utara. Melalui subsidi ini, harga cabai yang saat ini berada di angka Rp80.000 per kilogram akan dipangkas menjadi Rp65.000 per kilogram.

Langkah tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menekan potensi kenaikan harga lebih lanjut menjelang Lebaran.

Lebih lanjut, Satgas Saber Pangan Nasional menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang kerap diikuti lonjakan permintaan pangan. (adv)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *