Kota Pekalongan, Media RCM.com – Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diselenggarakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan sebagai bagian dari upaya penguatan transformasi pendidikan berbasis teknologi di satuan PAUD. Kegiatan ini diikuti oleh operator dan pendidik dari puluhan lembaga PAUD di Kota Pekalongan.
Kepala Seksi Pendataan dan Penataan PTK Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Rochmat Fitriwibowo yang hadir sebagai narasumber kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus meningkatkan kemampuan pendidik dalam memanfaatkan Papan Interaktif Digital (PID) sebagai media pembelajaran. PID merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam rangka mendukung implementasi digitalisasi di satuan pendidikan.
Melalui pelatihan ini, peserta diberikan materi konseptual serta praktik langsung penggunaan PID agar dapat diterapkan secara efektif di lingkungan PAUD.
Kegiatan ini diikuti oleh operator dan pendidik PAUD dari 30 lembaga di Kota Pekalongan. Keterlibatan operator dinilai penting guna memastikan dukungan teknis berjalan optimal, sementara pendidik difokuskan pada strategi integrasi PID dalam proses belajar mengajar.
“Digitalisasi yang diterapkan tidak hanya sebatas penggunaan perangkat, tetapi juga pada pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini,” ujarnya saat ditemui pada kegiatan tersebut, Kamis (26/2/2026) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan.
Ia mengatakan bahwa digitalisasi pembelajaran di PAUD Kota Pekalongan sebelumnya telah mulai dilaksanakan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital. Namun demikian, melalui Bimtek ini dilakukan penguatan pada aspek pemanfaatan PID agar lebih terarah dan maksimal dalam mendukung kegiatan pembelajaran.
“Setelah kegiatan ini para peserta diharapkan dapat melakukan pengimbasan di lembaga masing-masing melalui komunitas belajar serta organisasi profesi pendidik PAUD. Dengan strategi ini semoga mampu memperluas dampak pelatihan dan memastikan seluruh pendidik memperoleh pemahaman yang sama terkait pemanfaatan teknologi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa target utama dari program digitalisasi ini adalah meningkatkan efektivitas pembelajaran, memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik PAUD di Kota Pekalongan. (adv)



