TULUNGAGUNG,-MediaRCM.com
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulungagung mulai mematangkan teknis pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP Tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh satuan pendidikan di wilayah Tulungagung siap melaksanakan asesmen nasional yang dijadwalkan berlangsung pada medio April mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, Sukowinarno, menyatakan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama tim teknis di tingkat kabupaten maupun sekolah.
Fokus utama tahun ini adalah penguatan infrastruktur digital dan literasi proktor (pengawas teknis) guna meminimalisir kendala saat hari pelaksanaan.
”Kami ingin memastikan bahwa tidak ada kendala teknis berarti, baik dari sisi jaringan internet maupun ketersediaan perangkat di sekolah. Mengingat TKA 2026 ini sangat penting sebagai instrumen pemetaan mutu pendidikan,” ujar Sukowinarno dalam rapat koordinasi teknis di kantor Disdik Tulungagung, Jumat (6/3/2026).
Poin-Poin Penting Persiapan TKA SMP 2026:
Berdasarkan hasil koordinasi, terdapat beberapa poin krusial yang menjadi perhatian Disdik Tulungagung.

Simulasi dan Gladi Bersih Mengacu pada jadwal nasional, simulasi TKA SMP telah rampung dilaksanakan pada akhir Februari, dan kini pihak dinas tengah mengevaluasi hasil gladi bersih untuk memastikan sistem computer-based berjalan stabil.
Verifikasi Infrastruktur Sekolah yang memiliki keterbatasan perangkat akan didukung melalui mekanisme sharing resources (menumpang) di sekolah terdekat yang memiliki fasilitas lebih memadai.
Fokus Materi Siswa akan diuji pada dua kompetensi dasar utama, yaitu Literasi dan Numerasi, yang dirancang untuk mengukur kemampuan analisis siswa, bukan sekadar hafalan materi.
Integritas Ujian Disdik menekankan pentingnya kejujuran dalam pelaksanaan, sejalan dengan arahan Bupati Tulungagung mengenai penjagaan integritas evaluasi hasil belajar.
Dinas Pendidikan juga mengimbau kepada para orang tua siswa untuk memberikan dukungan moral dan memastikan anak-anak menjaga kesehatan menjelang ujian. Meskipun TKA bukan menjadi satu-satunya syarat kelulusan, hasilnya akan menjadi potret penting bagi kualitas pendidikan di Kabupaten Tulungagung ke depan.
”Harapan kami, seluruh siswa SMP di Tulungagung dapat mengikuti tes ini dengan tenang dan meraih hasil maksimal yang mencerminkan kompetensi asli mereka,” tutup Sukowinarno.(IW)



