Pekalongan Kota, Media RCM.com – Polres Pekalongan Kota Polda Jateng bekerjasama dengan Mandaya Royal Hospital Puri, menggelar Forum Belajar Bersama tentang kesehatan dengan mengangkat tema “Gaya Hidup Sehat sebagai Investasi Guna Menguatkan Mental dan Menambah Semangat Profesionalisme Polri”, pada Jumat (16/1/2026) siang di Aula Wicaksana Laghawa Polres Pekalongan Kota.
Forum belajar ini dipimpin langsung Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., serta menghadirkan narasumber dr. Nicho Saputra Nugraha, AIFO-K., praktisi kesehatan sekaligus influencer di bidang gaya hidup sehat. Turut hadir CEO Mandaya Royal Hospital Puri dr. Essy Osman, M.M., Wakapolres Kompol Dr. Akhwan Nadzirin, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Ibu Annisha Riki, para PJU, Kapolsek jajaran dan anggota Polres Pekalongan Kota, serta pengurus Bhayangkari.
Dalam sambutannya, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang tetap meluangkan waktu mengikuti kegiatan di tengah hari libur. Kapolres menegaskan bahwa tugas kepolisian memiliki beban dan tantangan yang berat, sehingga kesehatan fisik dan mental menjadi modal utama dalam menjalankan tugas secara profesional.
“Polisi tidak boleh sakit. Kesehatan harus dijaga oleh diri kita sendiri. Edukasi dan pemahaman tentang pola hidup sehat sangat penting agar stamina dan performa tetap terjaga saat bertugas. Kesehatan adalah investasi jangka panjang yang paling berharga,” tegas Kapolres.
Sementara itu, dalam pemaparan materinya, dr. Nicho Saputra Nugraha menekankan pentingnya gaya hidup sehat bagi anggota Polri di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks dan meningkatnya ekspektasi publik. Menurutnya, pola hidup sehat dapat dimulai dari pengaturan waktu tidur ideal selama 6–8 jam, pemenuhan nutrisi seimbang, serta olahraga teratur minimal 3–5 kali dalam sepekan.
Selain aspek fisik, dr. Nicho juga mengulas pentingnya membangun growth mindset serta kekuatan mental anggota Polri yang meliputi ketangguhan menghadapi tekanan, kestabilan emosi, pengendalian ego, dan konsistensi menjaga etika dalam situasi sulit.
“Polisi hebat bukanlah polisi yang tidak pernah salah, melainkan polisi yang mau belajar, bertumbuh, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Usai forum belajar bersama, kegiatan dilanjutkan dengan nonton bareng film ““Awake Brain Surgery: Where Miracles Begin” yang mengisahkan perjalanan Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS., Subsp. N-Vas., Ph.D., dalam keberhasilannya melakukan operasi tumor otak bersama tim medis Mandaya Royal Hospital Puri.
Kegiatan nonton bareng tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., para direktur rumah sakit se-Kota Pekalongan, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anggota Polres Pekalongan Kota akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai penunjang utama dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berintegritas.
(Humas Respekta)



