TULUNGAGUNG,-Media RCM.com
Kondisi infrastruktur di wilayah selatan Tulungagung memicu amarah orang nomor satu di Kabupaten Tulungagung. Bupati Tulungagung melakukan inspeksi mendadak (sidak) setelah menerima keluhan warga terkait proyek pengaspalan jalan ruas Besole-Campurdarat yang sudah rusak parah padahal baru saja selesai dikerjakan.
Temuan di Lapangan Aspal “Remah Roti”
Dalam tinjauan tersebut, ditemukan lapisan aspal yang sangat tipis dan mudah mengelupas hanya dengan sentuhan tangan.
Warga sekitar bahkan mengibaratkan kualitas aspal tersebut seperti “remah roti” yang hancur saat dilindas kendaraan bermuatan berat.
Bupati Semprot Dinas PUPR
Melihat kondisi jalan yang memprihatinkan, Bupati tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Di depan awak media dan warga, beliau langsung menegur keras jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang berada di lokasi.
”Ini uang rakyat, bukan uang mainan! Kalau kualitasnya seperti ini, berarti pengawasannya nol. Saya tegaskan, kinerja PUPR dalam proyek ini sangat tidak becus dan memalukan,” ujar Bupati dengan nada tinggi.
Tuntutan Perbaikan Segera
Bupati menginstruksikan beberapa poin tegas sebagai tindak lanjut.
Audit Investigasi Meminta Inspektorat untuk memeriksa adanya dugaan pengurangan spesifikasi material.
Blacklist Kontraktor Memerintahkan agar rekanan atau kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut diputus kontraknya dan dimasukkan dalam daftar hitam.
Perbaikan Total Jalan harus segera dikerjakan ulang sesuai standar keamanan dan ketahanan tanpa biaya tambahan dari APBD (masih dalam masa pemeliharaan).
”Saya tidak mau tahu, minggu depan progres perbaikan harus sudah terlihat. Jangan sampai rakyat jadi korban karena kerja yang asal-asalan,” pungkas Bupati sebelum meninggalkan lokasi.(iw)



