Polres Metro Jakarta Pusat Utamakan Keselamatan Kemanusiaan Dalam Penanganan Aksi Unjuk Rasa Greenpeace

Reporter Media RCM DKI 30 Views

​JAKARTA PUSAT, Mediarcm.com – Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat memastikan fokus utama penanganan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok Greenpeace di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, adalah aspek keselamatan jiwa dan kemanusiaan.

​Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., dalam keterangan persnya di halaman Pospol bundaran HI, didampingi unsur Tiga Pilar Selasa, 20/10/2026.

Ia mengatakan, proses evakuasi melibatkan kepolisian, Kodim 0501 Jakarta Pusat, serta Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat.

Selain itu, kepolisian juga menyiagakan enam ambulans untuk membantu proses evakuasi.

- Advertisement -

​”Yang utama itu adalah keselamatan bagi mereka dulu. Saat ini tentu yang kami utamakan adalah keselamatan jiwa dan raga dari teman-teman Greenpeace yang berjumlah enam orang,” ujar Reynold.

Evakuasi Medis Cepat Bagi Demonstran yang Lemas, kapolres menjelaskan bahwa dalam insiden tersebut, terdapat total enam orang pengunjuk rasa yang terdiri dari empat orang pria dan dua orang wanita.

Berdasarkan kondisi di lapangan serta hasil koordinasi dengan tim dokter kesehatan (Dokes), beberapa di antaranya mengalami kondisi lemas, terutama peserta aksi wanita yang turun pertama kali dari lokasi aksi.

​Pihak kepolisian bergerak cepat dengan langsung mengerahkan ambulans untuk mengevakuasi para peserta aksi ke Klinik Biddokes Polres Metro Jakarta Pusat guna mendapatkan perawatan medis dan bantuan oksigen yang memadai.

​Penyelidikan Lebih Lanjut dan Pendalaman CCTV
​Menjawab pertanyaan awak media terkait kronologi insiden tersebut, Kapolres mengungkapkan bahwa pihak kepolisian akan mendalami proses dan waktu kejadian secara lebih mendalam melalui rekaman kamera pengawas (CCTV).

Penyelidikan ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti pukul berapa para pengunjuk rasa mulai naik ke struktur tersebut.

​Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menambahkan, kawasan Bundaran HI dengan air mancur yang menyala dan hidup merupakan salah satu ikon estetika dan sudut pandang keindahan Kota Jakarta yang dinikmati oleh masyarakat luas.

​Meski demikian, mengingat lokasi tersebut menjadi ruang publik dan bagian dari cagar budaya, pihak kepolisian mengimbau kepada rekan-rekan aktivis Greenpeace dan elemen masyarakat lainnya agar tetap memperhatikan kaidah hukum, ketertiban umum, serta menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang aman dan tidak membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

​(*Red sidik isnandi )

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *