Elim Tyu Samba Terpilih Pimpin KONI Kota Blitar, Raih 24 Suara di Tengah Musorkotlub yang Dinamis

Reporter Basuki Blitar 27 Views

BLITAR.MediaRCM com — Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar 2026 berakhir dengan terpilihnya Elim Tyu Samba sebagai ketua KONI Kota Blitar untuk periode kepengurusan mendatang.

Musorkotlub yang digelar di Gedung Kusuma Wicitro, Kota Blitar, Selasa (22/9/2026), berlangsung dinamis.

Sebanyak 44 cabang olahraga (cabor) se-Kota Blitar hadir dan memiliki hak suara dalam forum tersebut.

Dalam kontestasi pemilihan ketua, dua kandidat bersaing, yakni Elim Tyu Samba dan Ratih Dewi Indarti.

- Advertisement -

Screenshot 20260922 144517

Pemungutan suara berlangsung ketat hingga akhirnya Elim memperoleh 24 suara, sementara Ratih mengantongi 20 suara.
Dengan selisih empat suara tersebut, Elim ditetapkan sebagai Ketua KONI Kota Blitar terpilih.

“Jalannya Musorkotlub sempat diwarnai dinamika dan kericuhan di dalam forum. Meski demikian, proses musyawarah dan pemungutan suara tetap berlanjut hingga menghasilkan keputusan yang diterima dalam forum.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Elim memilih mengedepankan semangat rekonsiliasi. Ia mengajak seluruh elemen olahraga di Kota Blitar untuk mengakhiri perbedaan yang muncul selama proses pemilihan dan kembali berkonsentrasi pada pembenahan organisasi.

Menurut Elim, perbedaan pandangan dalam Musorkotlub merupakan bagian dari dinamika demokrasi organisasi. Setelah pemilihan selesai, seluruh pihak dinilai perlu kembali berada dalam satu barisan untuk menjalankan agenda pembinaan olahraga.

“Mari kita bersama-sama kembali untuk merapikan barisan dan merapikan pekerjaan-pekerjaan yang ada di KONI.”

Elim menilai tahapan Musorkotlub merupakan bagian dari proses organisasi yang harus dilalui. Setelah itu, fokus utama adalah memastikan KONI Kota Blitar dapat bekerja untuk kepentingan pembinaan dan kemajuan olahraga.

“Ini belum ke pengurusan, saya rasa semua ini harus dijalani. Ini hanyalah formalitas-formalitas semata, tetapi tujuannya adalah untuk kebaikan warga di Kota Blitar,” ujarnya.

Screenshot 20260922 182707

Tantangan Setelah Kemenangan
Terpilihnya Elim bukan menjadi akhir dari dinamika organisasi. Justru, pekerjaan berikutnya adalah menyusun kepengurusan, membangun soliditas internal, serta memastikan program pembinaan olahraga dapat berjalan.

Elim menyadari terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Salah satunya adalah persoalan dukungan anggaran dan belum tersedianya sekretariat tetap bagi KONI Kota Blitar.

Kondisi tersebut, menurutnya, tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti bergerak. Ia ingin proses awal kepemimpinannya dimulai dengan membangun komunikasi dan kepercayaan di antara seluruh elemen olahraga.

“Memang per hari ini anggaran maupun sekretariat belum tersedia. Tetapi saya percaya, setiap perjalanan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil.”
Karena itu, Elim meminta seluruh pihak menjaga komunikasi dan kebersamaan agar organisasi dapat segera berjalan dengan fondasi yang lebih kuat.

“Mari kita jaga komunikasi dan kebersamaan dengan baik. Mudah-mudahan apa yang kita mulai hari ini menjadi awal yang baik untuk membangun KONI Kota Blitar yang semakin solid, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan olahraga di Kota Blitar.”

Dengan hasil Musorkotlub tersebut, KONI Kota Blitar kini memasuki fase baru. Setelah kompetisi dalam forum berakhir, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa perbedaan pilihan dapat kembali dipertemukan dalam satu agenda: membangun organisasi dan meningkatkan pembinaan serta prestasi olahraga Kota Blitar.(**)

Penulis Bas

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *