BLITAR.MediaRCM.com – Persaudaraan Setia Hati (PSHT) Ranting Wonotirto, Cabang Blitar Pusat Madiun menggelar malam tirakatan dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Padepokan Ranting Wonotirto pada Rabu malam, 5 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan padepokan sebagai sarana pembinaan, pengembangan organisasi, serta penguatan tali persaudaraan antar warga.
Acara dihadiri oleh jajaran pengurus, warga ranting, serta tamu undangan. Hadir pula Mas Hambyah Tingkat II Cabang Blitar sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap proses pembangunan Padepokan PSHT Ranting Wonotirto.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tirakatan dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta ikhtiar memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh tahapan pembangunan diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan.

Suasana kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat gotong royong tampak mewarnai jalannya acara hingga selesai.
Peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh dalam mewujudkan Padepokan PSHT Ranting Wonotirto, Cabang Blitar Pusat Madiun,sebagai pusat kegiatan organisasi, pembinaan anggota, pelestarian nilai-nilai luhur, serta wadah untuk mempererat persaudaraan di lingkungan ranting.
“Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh warga, pembangunan padepokan diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang besar bagi organisasi serta masyarakat di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Mas Hambyah Tingkat II Cabang Blitar menyampaikan bahwa pembangunan padepokan hendaknya tidak hanya dipandang sebagai pembangunan sebuah bangunan fisik, tetapi juga sebagai upaya membangun semangat persaudaraan, persatuan, dan pembinaan karakter warga.
Beliau mengajak seluruh warga untuk bergotong royong, saling mendukung, dan menjaga kekompakan agar pembangunan dapat diselesaikan dengan baik serta memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat.
Beliau juga berharap Padepokan Ranting Wonotirto kelak menjadi tempat lahirnya kader-kader yang berakhlak mulia, berjiwa pengabdian, serta mampu menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur organisasi. Dengan semangat kebersamaan, pembangunan ini diharapkan menjadi amal kebajikan yang memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Acara malam tirakatan ditutup dengan doa bersama dan penuh rasa kekeluargaan. Seluruh peserta berharap peletakan batu pertama ini menjadi awal yang baik bagi terwujudnya Padepokan Ranting Wonotirto sebagai pusat kegiatan, pembinaan, dan pengabdian kepada masyarakat.(**)
Penulis Bas



