TULUNGAGUNG,-MediaRCM.com
Pemandangan berbeda terlihat di Warung Kopi (Warkop) Kornel pada Selasa siang (5/5/2026). Tanpa protokoler ketat, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Bahrudin, duduk bersila membaur bersama masyarakat kecil dalam suasana penuh kekeluargaan yang akrab disebut semangat Bersengkuyung.
Kehadiran orang nomor satu di Tulungagung ini bukan dalam rangka kunjungan formal, melainkan untuk mendengar langsung aspirasi warga sambil menikmati secangkir kopi ijo khas daerah.
Mendengar Sambil Ngopi
Dalam momen tersebut, Ahmad Bahrudin tampak gayeng berdialog dengan para tukang becak, pedagang kaki lima, dan pemuda setempat. Topik pembicaraan mengalir mulai dari stabilitas harga kebutuhan pokok hingga harapan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur di tingkat desa.
”Pemimpin itu harus mau turun ke bawah, merasakan apa yang dirasakan rakyat. Di warkop seperti ini, tidak ada sekat. Kita semua setara, bicara dari hati ke hati untuk kemajuan Tulungagung,” ujar Ahmad Bahrudin di sela-sela obrolan.

brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;
Semangat Bersengkuyung
Istilah Sengkuyung atau gotong royong menjadi nafas utama dalam pertemuan ini. Ahmad Bahrudin menekankan bahwa pembangunan Tulungagung tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian, melainkan butuh sinergi dan dukungan penuh dari lapisan masyarakat paling bawah.
Poin-poin penting dalam pertemuan tersebut
Pemberdayaan Ekonomi Mikro Komitmen pemerintah daerah untuk mempermudah akses modal bagi pelaku usaha kecil.
Kamtibmas Mengajak warga menjaga kerukunan menjelang agenda-agenda daerah ke depan.
Aspirasi Langsung Mencatat keluhan warga terkait layanan publik untuk segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
Respon Positif Masyarakat
Pemilik Warkop Kornel mengaku terkejut sekaligus bangga warungnya didatangi oleh Plt Bupati.
Menurutnya, aksi blusukan seperti ini membuat masyarakat merasa memiliki pemimpin yang peduli.
”Jarang-jarang ada pejabat mau duduk di bangku kayu bareng kami tanpa canggung. Ini baru namanya sinergi yang nyata,” ungkap salah satu warga yang hadir.
Pertemuan yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan foto bersama dan komitmen untuk terus menjaga komunikasi terbuka antara pemerintah dan rakyat demi mewujudkan Tulungagung yang lebih sejahtera.(iw)



