Kades Wonotirto Tegaskan Program Prioritas Tetap Jalan Meski DD dan ADD Dipotong

Reporter Basuki Blitar 476 Views

BLITAR.MediaRCM.com – Kepala Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Imam Muchtarom, menyikapi kebijakan pemotongan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) dengan menegaskan komitmen pemerintah desa untuk tetap fokus pada pemenuhan program prioritas mandatori serta membuka peluang mencari dukungan dari pihak eksternal.

Kebijakan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat tersebut diterima Pemerintah Desa Wonotirto dengan sikap lapang dada. Meski berdampak pada perencanaan pembangunan desa, pemerintah desa tetap berkomitmen menjalankan roda pemerintahan sesuai regulasi yang berlaku.

“Kita selalu taat pada regulasi yang berlaku di negara ini. Pengurangan DD dan ADD tentu berpengaruh, namun kami tetap menyesuaikan dengan prioritas yang telah ditetapkan,” ujar Imam Muchtarom saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

“Ia menjelaskan, anggaran desa yang tersedia akan dimaksimalkan dengan mengutamakan program mandatori seperti pelayanan dasar masyarakat, penanganan stunting, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, kebutuhan dasar kesehatan masyarakat, perencanaan desa, serta kegiatan hasil musyawarah desa.

- Advertisement -

Selain itu, Pemerintah Desa Wonotirto juga berupaya menjalin komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pihak ketiga lainnya, guna menopang program pembangunan desa yang terdampak pengurangan anggaran.

“Kami tetap berupaya agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Inovasi dan sinergi dengan berbagai pihak menjadi langkah yang akan kami tempuh,” tegasnya.

.”Dalam kondisi keterbatasan anggaran tersebut, Imam mengungkapkan bahwa pemerintah desa terpaksa mengambil langkah berat dengan mengurangi penghasilan tetap (Siltap) kepala desa dan perangkat desa.

Kemungkinan besar kita akan mengurangi Siltap saya dan perangkat. Ini bukan keputusan yang mudah, tapi kondisi anggaran desa memaksa kita untuk lebih realistis,” katanya.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada pelayanan masyarakat dan program-program yang bersifat mendesak. Keputusan tersebut, menurutnya, telah dibahas bersama dan mendapat persetujuan seluruh perangkat desa.

“Alhamdulillah, perangkat saya setuju semua demi kemajuan Desa Wonotirto.”pungkasnya.

“Ini bukti bahwa kita satu visi dan satu tujuan,” ucapnya dengan nada lega.
Imam menambahkan, pengorbanan tersebut diyakini akan membawa dampak positif bagi keberlangsungan pembangunan desa ke depan.

“Pengorbanan ini bukan hal kecil, tapi saya yakin kebersamaan dan keikhlasan kita hari ini akan berbuah baik di masa depan. Desa Wonotirto akan tetap berjalan, bahkan semakin kuat, karena dibangun dengan rasa tanggung jawab dan saling percaya,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, optimisme dan komitmen bersama menjadi modal utama Pemerintah Desa Wonotirto dalam menjaga keberlanjutan pelayanan dan pembangunan desa(**)

Penulis Bas

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *