Batang, Media RCM.com – Dentum rebana menggema lembut di halaman Yayasan Pondok Pesantren Al Munawwir Gringsing, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa (20/1/2026).
Ratusan santri yang juga merupakan siswa SMP dan SMA NU Al Munawwir berbaris rapi menyambut kedatangan Kapolres Batang yang baru, AKBP Veronica, dalam kunjungan silaturahmi pertamanya ke lingkungan pesantren.
Kehadiran AKBP Veronica disambut dengan iringan rebana khas pesantren, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kunjungan ini menjadi simbol eratnya sinergi antara dunia kepesantrenan dan kepolisian dalam membangun kebersamaan serta menjaga ketenteraman masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan Pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwir Gringsing, Kiai Solichin. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya hubungan harmonis antara ulama dan aparat kepolisian.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Kapolres Batang beserta jajaran. Hubungan ulama dan kepolisian harus terus terjalin dengan baik, karena keduanya memiliki peran strategis dalam menjaga ketenteraman, membina akhlak, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, khususnya para santri,” ujar Kiai Solichin.
Sementara itu, AKBP Veronica dalam arahannya memberikan pesan pembinaan kepada para santri, terutama terkait pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai di kalangan pelajar.
“Saya berpesan kepada seluruh santri agar menjauhi segala bentuk perundungan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar. Perundungan tidak mencerminkan karakter yang kuat dan berakhlak. Kuat itu bukan menyakiti, tetapi mampu menghargai dan melindungi sesama,” tegas AKBP Veronica.
Kegiatan silaturahmi tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif. Para santri tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar tugas kepolisian, pembinaan generasi muda, hingga proses dan persyaratan menjadi anggota Polri.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan pesantren dalam mencetak generasi muda yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, serta sadar hukum. (Dimas)



